Siang ini saya menyempatkan diri untuk shalat Jum’at di masjid BATAN sebelah ITB. Khotbah yang disampaikan adalah mengenai lupa.
Khotib menyampaikan bahwasemakin banyak ilmu seseorang, maka semakin mudah orang tersebut lupa. Imam Ali bin Abu Thalib memberikan nasehat jika kita ingin ilmu tidak mudah dilupakan, ilmu tersebut harus diamalkan. Khotib juga mengatakan bahwa kita harus menjauhi perbuatan maksiat dan aniaya, karena akan menjauhkan cahaya Allah yang akan membuat kita menjadi lupa.
Lupa adalah fitrah manusia, tetapi ada 4 hal yang tidak boleh kita lupakan :
- Setiap daripada kita haram untuk melupakan keselamatan diri sendiri. Hal ini dapat terjadi jika kita melupakan Allah.
- Melupakan nasib (bagian/jatah) kita. Jatah manusia ada 3 macam, yaitu : makanan (yang dihalalkan), pakaian (yang menutup aurat), dan pasangan (yang telah dihalalkan).
- Kita tidak boleh melupakan kesalahan sendiri. Yang dianjurkan, bahkan wajib, adalah melupakan kesalahan orang lain.
Sayangnya yang nomor 4 belum sempat (atau saya tidak dengar, walaupun rasanya saya perhatikan dengan seksama) disampaikan khotib karena sudah masuk waktu shalat jum’at.
Related posts:
- Shalat Jum’at di kantor PDAM dekat ITB Saya agak terburu-buru berangkat shalat jum’at, karena adzan sudah berkumandang...
- Penyakit yang Menodai Amalan Ikhlas Dengar dari khotbah Shalat Jum’at, bahwa keikhlasan menentukan apakah amalan...