Sebelum blog ini hadir (untaiankisah.web.id), saya membuat tiga buah blog, yaitu untaiankisah.blogspot.com alias www.untaiankisah.co.cc, rivalus.wordpress.com, dan blog.unila.ac.id/wind. Masing-masing blog rencananya ada peruntukannya: www.untaiankisah.co.cc untuk blog utama dan kuliah, rivalus.wordpress.com untuk kesehatan dan keluarga, dan blog.unila.ac.id/wind untuk unila dan pertemanan. Sayangnya seiring dengan berjalannya waktu, saya mengalami kesulitan untuk mengelola semua blog tersebut. Jangankan mengisi ketiga-tiganya secara rutin, mengisi satu blog saja bisa jeda sampai satu bulan lamanya. Akhirnya yang terjadi adalah setiap kali saya mengisi blog utama, tulisan yang saya buat saya gandakan ke kedua blog yang lain. Akibatnya adalah kedua blog tersebut akhirnya tidak memiliki ciri khas tersendiri.
Melalui pemikiran yang panjang, saya memutuskan hanya akan mengelola satu blog saja. Saya melakukan riset kecil-kecilan mengenai sistem blog mana yang paling baik dan cara melakukan pengumpulan data dari semua blog yang saya miliki ke satu blog utama. Berhubung blog saya terbagi dalam dua sistem, yang pertama adalah blogspot.com dan yang kedua adalah wordpress.com, saya menilai kemampuan migrasi, kemudahan modifikasi, kebebasan penempatan (hosting), penamaan domain dan, tentu saja, gratis. Blogspot.com mempunyai fitur yang menarik, kemudahan dalam melakukan modifikasi, dan bisa mempunyai nama domain sendiri, sayangnya sistemnya tidak open source sehingga modifikasi hanya sampai pada tingkat tertentu saja, kemudian blog harus berada di server blogspot.com, belum lagi dukungan BlogDesk yang tidak ada. Sedangkan wordpress juga memiliki fitur yang menarik, modifikasi dapat dilakukan cukup ekstrim, karena source code dari wordpress sendiri diberikan gratis. Selain itu, ia didukung penuh oleh BlogDesk dan tentu saja mendukung hosting terpisah dari wordpress.com. Kekurangan dari wordpress.com hanya apabila blog tersebut berada di situs wordpress.com, semuanya penamaannya berada di bawah domain wordpress.com, kecuali membayar fitur upgrade agar dapat menggunakan ns server wordpress.com untuk memasang nama domain sendiri.
Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memutuskan menggunakan sistem wordpress.com dengan hosting sendiri, tujuannya adalah untuk kebebasan modifikasi dan nama domain yang berdiri sendiri. Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengumpulkan semua post yang berada di ketiga blog tersebut. Kemudian langkah kedua adalah mengelola dan merapihkan semua post yang ada sekaligus membangun blog lokal yang rencananya nanti akan diupload ke situs hosting. Langkah ketiga adalah mendaftarkan nama domain untaiankisah.web.id di register.pandi.or.id. Langkah keempat, setelah beta testing blog selesai, adalah mengunggah (upload) blog lokal tersebut ke situs hosting yang disiapkan. Langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan-pengaturan yang diperlukan agar blog tersebut betul-betul menjadi blog yang siap tampil dan siap pakai.
Akhirnya blog yang sekarang sedang anda baca ini bisa tampil juga dengan alamat untaiankisah.web.id.
Selamat datang di website ini!
Related posts:
- Berkreasi bersama Doodle Saya termasuk orang yang cenderung menggunakan teknologi komputer untuk mengerjakan...