SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Membuat Router dengan NAT pada Windows XP
Mei 7th, 2009 by Rudra

Di dalam Windows, ada sebuah tool yang digunakan untuk memanajemen network seperti mensetting IP address, menyiapkan routing, dsb. Tool ini namanya netsh (singkatan dari network shell). Untuk menggunakan netsh ini dalam membuat router, kita akan membutuhkan 2 NIC (Network Interface Card). NIC yang pertama adalah untuk terhubung ke network publik (misal: Internet) dan yang lainnya adalah untuk terhubung ke LAN (Local Area Network). Untuk NIC LAN, bisa dihubungkan ke switch atau ke satu komputer (diperlukan kabel crossover).

Cara berikut adalah untuk membuat Windows XP bekerja sebagai NAT, tetapi tanpa batasan dari ICS (Internet Connection Sharing).

Kebutuhan :

  1. Dua buah kartu jaringan (NIC) :
    1. NIC1: terhubung ke jaringan internal (LAN). (Network apa saja, tidak terbatas pada 192.168.1.0).
    2. NIC2: terhubung ke jaringan Internet (atau jaringan lain yang ingin dihubungkan).
  2. Mempunyai hak akses administrasi untuk menghentikan/memulai services.

Langkah-langkah  membuat Router dengan NAT pada Windows XP :

  1. Nonaktifkan ICS pada kedua NIC.
    1. Klik kanan pada NIC > Properties > Advanced. Pastikan Allow other network  users to connect through this computer’s Internet connection tidak dicont(r)eng.
  2. Menonaktifkan Firewall/ICS Service (boleh lebih dulu dari langkah 1).
    1. Buka Control Panel > Administrative Tools > Services > Windows Firewall/Internet Connection Sharing (ICS) > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Disabled” dan klik OK.
  3. Mengaktifkan layanan Routing and Remote Access.
    1. Jika menggunakan Category View :Buka Control Panel > Performance and Maintenance > Administrative Tools > Services > Routing and Remote Access > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Automatic” dan klik OK.
    2. Jika tidak : Control Panel >  Administrative Tools > Services > Routing and Remote Access > klik 2x dan ubah Startup type menjadi “Automatic” dan klik OK.
  4. Mengaktifkan “IPEnableRouter” pada registry.
    1. Buka Start > Run… dan ketik “regedit”, tanpa tanda petik “ ”, Klik OK.
    2. Pada window Registry Editor:  buka HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Tcpip > Parameters. Cari “IPEnableRouter”. Klik 2x dan ubah value dari 0 menjadi 1.
    3. Restart komputer.
  5. Melakukan konfigurasi NIC:
    1. Cukup satu saja yang memiliki gateway (Misal: NIC2). Hapus gateway pada NIC yang satunya. (NIC1)
    2. (Opsional) Lakukan perubahan nama pada NIC1(Namanya mungkin “Local Area Connection”) menjadi “LAN” dan NIC2(Namanya mungkin “Local Area Connection 2”) menjadi “Internet”. Tujuannya disini untuk memudahkan mengenali tiap NIC.
  6. Mengaktifkan dan mengkonfigurasi NAT.
    1. Klik tombol Start > Run…
    2. Ketik cmd pada Open dan klik OK
    3. Ketik netsh routing ip nat uninstall (untuk menjamin services tidak aktif)
    4. Instalasi NAT : Ketik netsh routing ip nat install
    5. Menambahkan interface publik : Ketik netsh routing ip nat add interface name=”Internet” mode=FULL
    6. Menambahkan interface private : Ketik netsh routing ip nat add interface name=”LAN” mode=PRIVATE

Konfigurasi pada PC Client :

PC Client harus dikonfigurasi menggunakan subnet yang sama dengan router. Ubah default gateway dan DNS server menjadi IP address pada router.

Contoh :

Router :

  • NIC1 “LAN” :
    • IP Address : 28.5.19.81
    • Subnet mask : 255.255.255.0
    • Default gateway : dikosongkan
    • DNS Server : dikosongkan
  • NIC2 “Internet” :
    • IP Address : 192.168.1.10
    • Subnet mask : 255.255.255.0
    • Default gateway : 192.168.1.1
    • DNS Server : 192.168.1.1

PC Client :

  • Client 01 :
    • IP Address : 28.5.19.1
    • Subnet mask : 255.255.255.0
    • Default gateway : 28.5.19.81
    • DNS Server : 28.5.19.81
  • Client 02 :
    • IP Address : 28.5.19.2
    • Subnet mask : 255.255.255.0
    • Default gateway : 28.5.19.81
    • DNS Server : 28.5.19.81
  • dst.

Dan sekarang LAN anda bisa terhubung ke internet menggunakan NAT. Selamat mencoba!

Share

No related posts.


26 Responses  
  • oran9ehoLic writes:
    Mei 7th, 200915:17at

    hmmm.. kalo diLinux gimana nehh??

  • Rudra writes:
    Mei 7th, 200917:28at

    Tertarik untuk buat router di Linux? Nanti Saya coba buat panduannya yang sesuai untuk Linux mainstream. Tunggu saja :-)

  • Otong writes:
    Juni 3rd, 200922:20at

    Artikel yang bagus, banyak tulisan yang menggunakan cara ini tp tidak sedetil ini. Terima kasih.

  • doez writes:
    Juni 10th, 200914:58at

    ok thx infonya

  • bayoe writes:
    Agustus 12th, 200914:12at

    ngarang ! kasih contoh yg betul dong .
    masak IP 28.5.19.1 bisa bersubnet mask: 255.255.255.0
    harusnya kan bersubnet mask: 255.0.0.0
    tolong pencerahannya…
    thx

  • btangerang writes:
    Agustus 16th, 200916:26at

    Iya nih boz udah gitu kagak jalan tuh…, ane uda coba

  • Rudra writes:
    Agustus 22nd, 200915:40at

    @bayoe: mengenai subnet IP 28.5.19.1 adalah benar 255.0.0.0, menggunakan subnet mask 255.255.255.0 berarti IP address tersebut di subnetting, sehingga kelasnya menjadi lebih kecil. Coba cari materi mengenai subnetting untuk lebih jelasnya.
    @btangerang: gak jalannya di langkah keberapa? sudah sama semua? kalau windows XP home gak bisa.

  • wahyu writes:
    Oktober 1st, 200916:10at

    bos pas di perintah Instalasi NAT : Ketik netsh routing ip nat install kok gak jalan gak kaya di perintah sebelumnya (c)

  • Rudra writes:
    Oktober 9th, 200907:44at

    Kemungkinan service ip nat sudah terinstall, sehingga tidak perlu dilakukan instalasi. Atau anda mungkin menggunakan windows xp yang custom seperti xp lite sehingga tidak ada service ip nat.

  • wahyu writes:
    Oktober 9th, 200909:45at

    satu lg pas perintah ke 6/e keluar the interface “Internet” does not exist.An interface with this name is not registered wite the router.mohon pencerahan nya ya boss yg baeek n imut

  • Meizano writes:
    Oktober 9th, 200923:59at

    Mas Wahyu mungkin belum menamai LAN cardnya, bisa dilihat pada pilihan opsional 5b. Kalau tidak dilakukan, boleh mas Ganti dengan nama “Local Area Connection”, dengan asumsi bahwa LAN card “Local Area Connection” yang menjadi interface publiknya.
    Catatan : Untuk nama yang ada spasinya, harus memakai ” ” supaya dikenali sebagai satu argumen di DOS.

  • wahyu writes:
    Oktober 12th, 200910:45at

    ok sip makasih boss.tp kalu masih keluar perintah yang sama gm
    ?

  • wahyu writes:
    Oktober 12th, 200910:58at

    waduh mas maksih banyak atas tipsnya ya.moga ALLOH melipatkan ilmunya mas rudra.dan bermangfaat.kalao deket ane traktir makan dah coma……pokonya makasih dah.tnks

  • amien writes:
    November 4th, 200903:05at

    pm2 brarti yg dari adsl ke land card komputer trus kalau 1 nya pake usb gimana

  • amien writes:
    November 4th, 200903:06at

    om2 mbok langkahnya di detailin maklum awam banget aku sukron

  • Rudra writes:
    November 7th, 200910:35at

    Mas Amien, untuk interface LAN USB tidak masalah jika ingin digunakan pada konfigurasi ini. Yang harus diperhatikan adalah nama dari interface LAN USB, itulah yang anda ubah menjadi bernama LAN.Semoga bisa membantu.

  • amar Wates writes:
    Maret 2nd, 201019:08at

    mas, sudah saya coba sesuai petunjuk tapi client masih no conection, apanya yang kurang ?

  • kheyrol writes:
    Maret 8th, 201019:13at

    tq bro atas info@!!!, pi ko’g’ skalian ma squid@

  • meizano writes:
    April 3rd, 201020:22at

    squid di windows xp? kebetulan saya lagi buat artikelnya, lagi dirampungkan biar sempurna dan siap publish

  • meizano writes:
    April 3rd, 201020:24at

    @amar wates: nanya dulu nih. klien DHCP atau pakai static IP? Setting ini mengharuskan penggunaan static IP

  • Rokim writes:
    Mei 26th, 201000:51at

    netsh routing ip nat add interface name=”Internet” mode=FULL

    an interface with this name is not registered with the router

    ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????

  • Rudra writes:
    Mei 27th, 201008:15at

    Mungkin terlewat yang langkah 5. Disitu kita diminta melakukan perubahan nama interface. jika anda tidak melakukannya, silakan sesuaikan namanya dengan nama NIC anda, misal “Local Area Connection 2″.

  • wahyu writes:
    Mei 27th, 201008:21at

    mas kalo untuk nge menage bandwictnya yang pas pake apa y.aku udah coba beberapa sofware buat mange bandwict selau masalh trus .minta pencerahanya y

  • Rudra writes:
    Mei 30th, 201011:43at

    Keperluannya buat apa mas, kalau mau manage jaringan besar. Langsung gunakan saja Linux atau Windows Server. Kalau cuma untuk keperluan rumah atau kantor kecil, coba pakai Net Limiter atau Win Gate, saya sih biasanya pakai Net Limiter kalau buat di rumah.

  • wahyu writes:
    Mei 31st, 201006:59at

    ok tanks ya mas atas informasinya .moga moga bekerja .alias bermangfaat.1x lg tanks yp….

  • Herman writes:
    Agustus 18th, 201009:46at

    Kalo PC client / workstation IP nya bisa dibikin DHCP gak Bos? terima kasih sebelumnya.


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.