SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Melakukan Rooting pada Smartphone Sony Ericsson Neo versi Android 2.3.3
Okt 30th, 2011 by Rudra

Melakukan Rooting pada Smartphone Sony Ericsson Neo 2.3.3

*** PERINGATAN ***

Khusus untuk smartphone Sony Ericsson Experia Neo (MT15i) versi Android 2.3.3, tidak untuk Android 2.3.4.

cara mengecek versi :

tekan tombol Menu > Settings > About Phone, lihat Android version. Untuk kegiatan ini diperlukan versi 2.3.3.

*** PERINGATAN ***

BACKUP

Jangan lupa untuk membackup data Anda, karena akan dilakukan “Wipe User Data”.

Untuk melakukan backup App, SMS, dan Contact di Android, dapat dilakukan dengan cara berikut :

  • App backup : install App AppMonster (bisa dari Android Market). Jalankan App AppMonster, tekan tombol Menu > Backup. Seluruh App akan di backup ke dalam SD card. Untuk melihat App yang di backup, tekan tombol Menu > View Archive.
  • Contacts backup : buka Contacts, tekan tombol Menu> Back up contacts > Memory card. File akan disimpan ke PIM00001.vcf (jika belum pernah di back up).
  • SMS backup : install App SMS Backup & Restore (bisa dari Android Market). Jalankan App SMS Backup &  Restore, tekan tombol Backup, akan disimpan dalam format tahunbulantanggaljammenitdetik.xml (misal:20111026065808.xml). Klik OK pada konfirmasi berhasil.

MEMPERSIAPKAN BAHAN

1. bahan-bahan (Letakkan pada 1 folder):

Catatan dari ope.iki di kaskus (sumber klik disini):

  1. Ambil Flashtool yg 0.2.8 yang 0.3.0 sedikit bermasalah saat dicoba berkali-kali. Lihat kembali di developer-nya, yg benar-benar tanpa bugs baru ada di device-device tertentu.
  2. Rooting via locked bootloder (downgrade 2.3.2 and update to 2.3.3 or 2.3.4), jangan sekali-kali melakukan update superuser. Notifikasi outdated pada superuser sebaiknya dinonaktifkan. Ini sudah dicoba pada SE Xperia Play dan Neo. Masalah locked akan terjadi jika di update di versi 3.0.2.

DOWNGRADE KE FIRMWARE 2.3.2

2. Step-step Downgrade ke FW 2.3.2 untuk 2.3.3 (2.3.4 akan bermasalah di baterai 0% atau 1%)

  • Klik 2x pada FlashTool 0.3.0.0.exe dan ekstrak. Akan dibuat satu folder bernama FlashTool.
  • Ekstrak FW SE Neo MT15i NEO-GLOBAL-3.0.A.2.181.rar ke dalam folder firmwares yg ada di dalam folder FlashTool.
  • Ekstrak isi drivers.rar dan arsipkan kembali isi menjadi MT15i_ADB_drivers.zip. Hal ini perlu dilakukan karena FlashTool tidak bisa membaca RAR. Pindahkan  MT15i_ADB_drivers.zip ke dalam folder drivers yg ada di dalam folder FlashTool.
  • pada SE Neo buka Settings > Applications > Development dan centang USB Debugging.
  • Jalankan X10FlashTool.exe di dalam folder FlashTool (pada Windows 7, klik kanan dan Run as administrator).
  • Klik tombol Flash. Pada “Select a Firmware” seharusnya sudah ada Device MT15i Version 3.0.A.2.181 (Gambar 1). Dan perhatikan pilihan “Wipe user data” di centang, sebaiknya lakukan backup sebelum flashing. Catatan : boleh tidak dilakukan “Wipe user data”, kalaupun error pada firmware 2.3.2, ketika di update (misal ke 2.3.3) error akan hilang.
    Gambar 1 Dari Melakukan Rooting pada Smartphone Sony Ericsson Neo versi Android 2.3.3
  • Dengan pilihan pada Device MT15i, klik OK. Tunggu sampai muncul pop up petunjuk untuk melakukan flashing (Gambar 2).
    Gambar 2 Dari Melakukan Rooting pada Smartphone Sony Ericsson Neo versi Android 2.3.3
  • Matikan smartpphone SE Neo.
  • Tekan dan tahan tombol Back pada  smartpphone SE Neo. Colokkan SE Neo (dalam keadaan mati) menggunakan kabel USB ke komputer.
  • Setelah proses flashing dimulai (Gambar 3), tombol Back boleh dilepas. Tunggu sampai proses flashing selesai.
    Dari Melakukan Rooting pada Smartphone Sony Ericsson Neo versi Android 2.3.3
  • Jika sudah ada keterangan “Flashing finished.” (Gambar 4), cabut USB dan nyalakan smartphone SE Neo. Tunggu booting selesai (sekitar 4 menit). Anda akan diminta melakukan setting awal, dan smartphone Se Neo akan melakukan restart kembali.
    Dari Melakukan Rooting pada Smartphone Sony Ericsson Neo versi Android 2.3.3

Catatan:

Pada kasus saya, baterai restart tertulis 1%, saya melakukan restart beberapa kali tidak ada perubahan. Solusinya, saya matikan smartphone SE Neo, mencabut baterai. Kemudian tunggu sebentar. Pasang kembali baterai, dan menghidupkan kembali smartphone SE Neo. Lampu flash hidup sekali dan baterai kembali berfungsi normal.

Pastikan bahwa versi firmware yang digunakan adalah 2.3.2. Cara mengecek versi :

tekan tombol Menu > Settings > About Phone, lihat Android version. Seharusnya tertulis 2.3.2.

ROOTING DENGAN GINGERBREAK

Sekarang kita akan melakukan rooting menggunakan app GingerBreak. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut :

  • Kopi GingerBreak-v1.20.apk ke smartphone SE Neo. Bisa melalui Bluetooth atau USB.
  • Pastikan bahwa apk bisa di install melalui unknown source. Untuk memastikannya, tekan tombol menu, Settings > Applications, Unknown sources harus tercentang. Buka juga Development, USB debugging harus tercentang.
  • Install GingerBreak-v1.20.apk. Bisa menggunakan aplikasi file browser, download saja dari Market. Saya menggunakan ASTRO file browser. Tap GingerBreak-v1.20.apk, tap Install untuk melakukan instalasi.
  • Jalankan app GingerBreak, pilih Root device. Jika lancar, smartphone SE Neo akan melakukan reboot dan muncul app baru bernama SuperUser. Catatan: pertama kali saya jalankan, GingerBreak gagal melakukan root. Tetapi, setelah saya ulang, root berhasil dan app SuperUser muncul.

UPDATE KE VERSI YANG LEBIH BARU (Sampai dengan saat ini adalah versi 2.3.4)

Update harus dilakukan OTA (Over The Air, melalui WiFi atau 3G). jika di update melalui PC, smartphone SE Neo akan menjadi unroot. Sebaiknya untuk melakukan update lokasi berada di jaringan WiFi yang memiliki koneksi internet cepat. Catatan : Saya menggunakan koneksi 3G untuk melakukan update, yang dilakukan pada malam hari.

  • Tekan tombol menu, Settings > About phone > Software update > Update now.
  • Tap OK untuk memulai pengecekan update firmware baru. Jika tidak ada masalah, maka firmware baru akan di download dan instalasi dimulai. Catatan : jika gagal, coba periksa tanggal dan waktu benar atau tidak. Kalau belum bisa, coba beberapa kali, karena kemungkinan server Sony Ericsson sedang sibuk. Jika muncul tulisan “Cannot update”, kemungkinan karena Anda melakukan perubahan terhadap sistem atau tidak menggunakan firmware orisinil.
  • Selesai booting, tekan tombol Menu > Settings > About Phone, lihat Android version. Jika update berhasil Android Version akan berubah menjadi versi terbaru (dalam hal ini 2.3.4).

MENGEMBALIKAN BACKUP

Sekarang kita akan mengembalikan backup. Untuk melakukan restore dapat dilakukan cara sebagai berikut :

  • App restore : install App AppMonster (bisa dari Android Market). Jalankan App AppMonster, tekan tombol Menu > Backup. Seluruh App akan di backup ke dalam SD card. Untuk melihat App yang di backup, tekan tombol Menu > View Archive.
  • Contacts restore : Sebaiknya, jika belum dibuat, buat akun Google dulu di Android, supaya nanti bisa sync ke Google.
  • Contacts, tekan tombol Menu> Import contacts > Memory card. Pilih account akan dibuat dimana, dalam hal ini saya pilih akun Google. Pencarian akan dilakukan untuk vCard (vcf). Pada Select vCard file, pilih import from file(jangan yang files), pilih File yang tadi disimpan (PIM00001.vcf ).
  • SMS restore : install App SMS Backup & Restore (bisa dari Android Market), atau restore dari AppMonster. Jalankan App SMS Backup &  Restore, tekan tombol Restore, semua SMS yang dibackup akan dikembalikan.

Selamat rooting! :)

Sumber :

Share
Backup App, SMS dan Contact di Android
Okt 26th, 2011 by Rudra

Saya baru saja melakukan rooting di HP Sony Ericsson Neo. Rencananya tahapan yang saya lakukan akan saya share disini. Sebelumnya, Saya ingin share sedikit mengenai cara melakukan backup terhadap application, SMS, dan Contact.

Untuk melakukan backup App, SMS, dan Contact di Android, dapat dilakukan dengan cara berikut :

  • App backup : install App AppMonster (bisa dari Android Market). Jalankan App AppMonster, tekan tombol Menu > Backup. Seluruh App akan di backup ke dalam SD card. Untuk melihat App yang di backup, tekan tombol Menu > View Archive.
  • Contacts backup : buka Contacts, tekan tombol Menu> Back up contacts > Memory card. File akan disimpan ke PIM00001.vcf (jika belum pernah di back up).
  • SMS backup : install App SMS Backup & Restore (bisa dari Android Market). Jalankan App SMS Backup &  Restore, tekan tombol Backup, akan disimpan dalam format tahunbulantanggaljammenitdetik.xml (misal:20111026065808.xml). Klik OK pada konfirmasi berhasil.

Restore ini dapat digunakan apabila berganti HP, atau baru menulis firmware baru di HP yang menghapus semua data user. Untuk melakukan restore dapat dilakukan cara sebagai berikut :

  • App restore : install App AppMonster (bisa dari Android Market). Jalankan App AppMonster, tekan tombol Menu > Backup. Seluruh App akan di backup ke dalam SD card. Untuk melihat App yang di backup, tekan tombol Menu > View Archive.
  • Contacts restore : Sebaiknya, jika belum dibuat, buat akun Google dulu di Android, supaya nanti bisa sync ke Google.
  • Contacts, tekan tombol Menu> Import contacts > Memory card. Pilih account akan dibuat dimana, dalam hal ini saya pilih akun Google. Pencarian akan dilakukan untuk vCard (vcf). Pada Select vCard file, pilih import from file(jangan yang files), pilih File yang tadi disimpan (PIM00001.vcf ).
  • SMS restore : install App SMS Backup & Restore (bisa dari Android Market), atau restore dari AppMonster. Jalankan App SMS Backup &  Restore, tekan tombol Restore, semua SMS yang dibackup akan dikembalikan.
Share
Battery Widget APK 1.6.10 Review Singkat
Sep 30th, 2011 by Rudra

Battery Widget cukup jelas menginformasikan persentase (%) baterai yg tersisa, yang tentu saja ditampilkan melalui widget yang diletakkan di workspace. Sayangnya, visual widget kurang bagus, terkesan bukan buatan profesional. Aplikasi ini berjalan sepanjang waktu, yang berarti ada sumber daya yang dipakai terus menerus. Kalau dari segi keamanan, setahu saya aplikasi ini tidak melakukan data mining ataupun koneksi ke internet.
Saya lebih menyarankan untuk menggunakan aplikasi Elixir saja Widget baterai tersedia, dan banyak fungsi lainnya.

Share
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.