10.10 anak android apt apt-get blog dosen IDE install internet islam istri itb keluarga kisah kubuntu kuliah lampung linka linux maverick modul movie ngajar package password praktikum programming pso sistem operasi software teknologi terminal tools troubleshooting tugas tutorial ubuntu ujian unix web website windows winxp wordpress
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
UML merupakan salah satu cara untuk memodelkan pengembangan aplikasi (software development). Pemodelan dilakukan terhadap aplikasi yang dikembangkan. Dengan menggunakan UML, pengembangan terhadap aplikasi menjadi lebih mudah untuk dikomunikasikan dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap aplikasi seperti konsumen, tim pengembang, dan pengguna.
Aplikasi yang akan diinstall disini adalah Visual Paradigm 5.1 (VP-UML 8.1). Aplikasi ini cukup umum digunakan oleh teman-teman programmer saya.
Untuk yang Instalasi ($ berarti dijalankan dari SHELL Linux)
Untuk yang NoInstall
Instalasi (Netbeans dan Eclipse harus sudah diinstall)
Menjalankan Program
Biasanya kita diharuskan menggunakan login yang berbeda dengan root untuk dapat menggunakan Gnome Display Manager (GDM) atau KDE Display Manager (KDM). Pada Linux Ubuntu, pengguna tidak dapat loggin menggunakan root, dan harus menjalankan perintah dengan otoritas root menggunakan sudo atau sudo su. Bagaimana jika dari awal kita ingin otoritasdan session yang digunakan langsung root? Cara yang saya gunakan sederhana saja, tidak perlu menggunakan langkah yang panjang dan rumit. Tentu saja cara ini sebetulnya berbahaya untuk sistem karena dapat merusak tanpa adanya batasan terhadap sistem. YOU’VE BEEN WARNED!
Cara membuat login root dapat menggunakan GDM untuk sesinya sendiri adalah sebagai berikut :
Seharusnya Anda akan dibawa ke dalam Desktop baru untuk root Anda. Selamat merusak berkarya
Biasanya kita kalau ingin memainkan berkas multimedia (musik dan film) harus melakukan instalasi codec yang diperlukan oleh berkas media tersebut. Pada Linux Ubuntu caranya adalah sebagai berikut :
Selamat menikmati multimedia.
Dapat dari blog tetangga: http://anto-chuakev.web.id/
Berikut adalah daftar beberapa server repositori lokal yang menyediakan paket-paket untuk Ubuntu:
mirror.its.ac.id (ITS, INHERENT)
kambing.ui.edu (UI, Telkom, Indosat, OpenIXP, INHERENT)
mirror.cbn.net.id (OpenIXP)
komo.vlsm.org
indika.net.id (OpenIXP)
ftp.itb.ac.id (ITB, INHERENT)
foss-id.web.id (Telkom)
Ini adalah cara untuk bisa triple boot antara MacOS X 10.6, Windows 7 dan Linux Ubuntu 9+.
Tentu saja langkah pertama adalah melakukan instalasi MacOS X 10.6 Snow Leopard, silakan diklik disini untuk panduannya atau cari post berjudul “Instalasi Mac OS X 10.6 Snow Leopard (Hackintosh) di Netbook”. Perbedaannya adalah pada langkah “Pada Netbook” nomor 8, ikuti cara yang ke-2 (membuat 4 partisi).
Setelah itu, langkah kedua melakukan instalasi Windows 7 (boleh juga Windows XP atau Vista). Jangan lupa untuk reboot dan booting dari DVD Instalasi Windows 7. Pada Drive Options pilih Advanced, format partisi WINDOWS menjadi NTFS (tidak harus, tapi memberikan performa lebih baik pada Sistem Operasi Windows) dan install Windows 7 di partisi tersebut. Ikuti instruksi sampai selesai. Coba untuk booting dari Windows (pilih dari Chameleon Bootloader).
Langkah ketiga adalah melakukan instalasi Ubuntu. Seperti biasa, booting dari DVD Installer Linux Ubuntu (Saya pakai versi 10.10). Panduan instalasi Linux Ubuntu dapat dilihat disini atau cari posting berjudul “Tutorial Instalasi Linux Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat (Desktop & Server) “. Pada panduan tersebut, lewati nomor 6 & 7, langsung ke langkah 8. Pilih partisi LINUX dan klik tombol “Change”. Pilih Ext4 sebagai filesystem dan mount point : / . Format ulang partisi tersebut. Di windows sebelumnya, pilih partisi tersebut dan klik tombol “Install Now”. Lanjutkan kangkah instalasi.
Setelah selesai dan melakukan rebooting, GRUB2 Bootloader akan berjalan dan akan muncul pilihan sistem operasi. Masuklah dulu ke dalam Linux Ubuntu, install dengan : $ sudo apt-get install gptsync atau unduh gptsync dari internet : http://packages.ubuntu.com/maverick/gptsync install dengan : $ dpkg -i gptsync_0.13-3ubuntu2_i386.deb.
Lakukan sinkronisasi MBR dan GPT dengan gptsync : $ gptsync /dev/sda . Jawab Yes untuk menjalankan gptsync. Lakukan update GRUB2 bootloader : $ sudo update-grub . Sekarang lakukan reboot Linux Ubuntu, GRUB2 bootloader akan berjalan dan menampilkan pilihan sistem operasi Linux Ubuntu, MacOS X dan Windows 7.
Silakan mencoba booting dari masing-masing sistem operasi.
Selain cara di atas, ada cara yang lebih elegan dan membuat Chameleon Bootloader dapat berperan lebih untuk MacOS X. Langkah berikut adalah langkah alternatif jika Anda ingin menggunakan Chameleon Bootloader dibanding GRUB2 Bootloader (Ilmu dasarnya disini & disini). Caranya :
Bootloader akan berubah menjadi Chameleon Bootloader, silakan dicoba untuk booting masing-masing sistem operasi.
Jika ada pertanyaan silakan ditanyakan melalui komentar.
Ternyata saya kurang puas dengan download manager ProZilla yang kemarin. Karena kebanyakan saya melakukan browsing dengan GUI, menjadi terasa aneh ketika harus masuk ke dalam console untuk melakukan pekerjaan mengunduh.AKhirnya saya mencoba kembali download manager yang lain, yaitu uget. Sudah tersedia melalui distribusi repository Linux Ubuntu, sehingga mudah diinstall. Kelebihannya adalah menggunakan GUI, bisa menggunakan username dan password, termasuk juga proxy, bisa pause dan resume. Sayangnya Uget tidak bisa melakukan multithreading, sehingga kecepatannya hanya bergantung pada 1 koneksi saja. Tetap saja, menurut Saya pemakaian lebih nyaman dibanding ProZilla.
Cara untuk instalasi dari terminal : $ sudo apt-get install uget
Aplikasi Uget dapat dibuka dari Applications -> Accessories -> Internet -> Uget.
Cara menggunakan aplikasi Uget sangat sederhana, jika Anda terbiasa menggunakan FlashGet atau pun IDM, maka penggunaan Uget akan menjadi sangat mudah.
Saya adalah orang yang suka mengunduh berkas dari internet. Aplikasi seperti FlashGet merupakan aplikasi yang tidak bisa lepas dari setiap Sistem Operasi Windows yang Saya gunakan. Saat Saya pindah ke Linux Ubuntu, muncul pertanyaan di benak Saya, ada tidak sih Download Manager yang mumpuni seperti FlashGet? Setelah mencari info kemana-mana (dunia maya, tentu saja), Saya kemudian mencoba menggunakan Download Manager ProZilla. Kemampuannya melakukan multithreading (unduh dengan beberapa sambungan sekaligus), resuming, dan bekerja di terminal (dan GUI jika diinstall) seharusnya memenuhi kebutuhan saya untuk mengunduh berkas.
ProZilla dapat diunduh di : http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozilla/
Prozilla GUI dapat diunduh di : http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozgui/
Instalasi ProZilla :
Ayo ikut mencobanya bersama Saya.
Saya cukup sering mengalami kerusakan pada GRUB2 bootloader, saking seringnya saya install ulang sistem operasi yang berbeda. Contohnya, ketika sistem operasi MacOS X Saya install di Hard Disk yang sudah terisi Linux Ubuntu, GRUB2 tertulis ulang oleh bootloader milik MacOS X. Cara yang Saya gunakan untuk memperbaikinya adalah dengan menggunakan Linux Ubuntu portabel atau Live CD. Linux Ubuntu yang Saya gunakan adalah Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10.
Langkah-langkah perbaikan (bisa juga untuk sistem linux yang mau diinstall GRUB2 bootloader) :
Selamat Anda telah berhasil melakukan instalasi atau pun perbaikan terhadap GRUB2 bootloader Anda. Silakan kalau ada yang kurang jelas ditanyakan melalui komentar.
Muslim Utami: Assalamu'alaikum dan Salam Kenal
Rendy: sangat membantu dlm mnbh referensi bwt study
nasrullah: aku pngn pny bnyk tmn add aku ya nasrullahalfajrin@yahoo.co.id
nasrullah: mng nie da paan ya kok aku ga ngeh hehehe
ardy: mmenemukan materi kuliah disini asyik, salam knalll
ShoutBox RSS Feed
» Leave a reply
Name
Email
Comment
Lampung Kite
Technorati Profile
Web Directory
Feedjit Live Blog Stats