SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Manajemen, Proyek, dan Perangkat Lunak
Agu 19th, 2011 by Rudra

Manajemen Proyek pada pengembangan perangkat lunak (software) sangat diperlukan. Dengan dilakukannya manajemen proyek, sasaran-sasaran dari tujuan pengembangan perangkat lunak dapat dicapai sesuai dengan harapan para stakeholder-nya. Ketiga istilah yang berkaitan dengan Manajemen Proyek Perangkat Lunak (Software) akan dijabarkan lebih lanjut di bawah ini.

Manajemen

Kata Manajemen berasal dari bahasa Perancis kuno ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur. Manajemen belum memiliki definisi yang mapan dan diterima secara universal. Mary Parker Follet, misalnya, mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain. Definisi ini berarti bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien. Efektif berarti bahwa tujuan dapat dicapai sesuai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisir, dan sesuai dengan jadwal. (wikipedia, 2011)

Berdasarkan pendapat di atas, bisa ditarik kesimpulan bahwa manajemen adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya – sumber daya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Dasar-Dasar Manajemen Read the rest of this entry »

Share
Tugas 3 Keamanan Informasi Lanjut : Memahami isi RAW email
Mei 11th, 2011 by Rudra

Tugas 3 Keamanan Informasi Lanjut (Nomor 1)

Mengirim dua (2) attachment kepada diri sendiri dan melihat isi RAW dari berkas email. Menunjukkan bagaimana attachment diproses.

Pengerjaan :

  1. Mengirim email ke diri sendiri menggunakan email client Thunderbird dengan 2 buah attachment (tugas3kamsis_attachment1.txt dan tugas3kamsis_attachment2.txt).
  2. Membuka email di Sent Mail dan memilih “other actions > view source”.
  3. Return-Path:
    Received: from [167.205.59.209] ([167.205.59.209])
            by mx.###.com with ESMTPS id w14sm10662121wfh.20.2011.05.11.02.53.06
            (version=SSLv3 cipher=OTHER);
            Wed, 11 May 2011 02:53:07 -0700 (PDT)
    Message-ID: <4DCA5C82.8070901@###.com>
    Date: Wed, 11 May 2011 16:53:06 +0700
    From: ###
    User-Agent: Mozilla/5.0 (Windows; U; Windows NT 5.1; en-US; rv:1.9.2.17) Gecko/20110414 Thunderbird/3.1.10
    MIME-Version: 1.0
    To: ###@###.com
    Subject: Mengirim dua (2) attachment kepada diri sendiri
    Content-Type: multipart/mixed;
     boundary="------------070908040606050301010501"
    
    This is a multi-part message in MIME format.
    --------------070908040606050301010501
    Content-Type: text/plain; charset=ISO-8859-1; format=flowed
    Content-Transfer-Encoding: 7bit
    
    Mengirim dua (2) attachment kepada diri sendiri
    
    --------------070908040606050301010501
    Content-Type: text/plain;
     name="tugas3kamsis_attachment1.txt"
    Content-Transfer-Encoding: base64
    Content-Disposition: attachment;
     filename="tugas3kamsis_attachment1.txt"
    
    S2VhbWFuYW4gSW5mb3JtYXNpIExhbmp1dA0KVHVnYXMgMw0KQXR0YWNobWVudCAx
    --------------070908040606050301010501
    Content-Type: text/plain;
     name="tugas3kamsis_attachment2.txt"
    Content-Transfer-Encoding: base64
    Content-Disposition: attachment;
     filename="tugas3kamsis_attachment2.txt"
    
    S2VhbWFuYW4gSW5mb3JtYXNpIExhbmp1dA0KVHVnYXMgMw0KQXR0YWNobWVudCAy
    --------------070908040606050301010501--
  4. Menganalisis source email:
    • Dapat dilihat pada attachment file diberikan pembatas : 
      --------------070908040606050301010501

      untuk setiap file yang di-attach.

    • Setiap file diberikan keterangan tentang file :
      Content-Type: text/plain;
       name="tugas3kamsis_attachmen1.txt"
      Content-Transfer-Encoding: base64
      Content-Disposition: attachment;
       filename="tugas3kamsis_attachment1.txt"

      dan

      Content-Type: text/plain;
       name="tugas3kamsis_attachment2.txt"
      Content-Transfer-Encoding: base64
      Content-Disposition: attachment;
       filename="tugas3kamsis_attachment2.txt"
    • File disertakan pada email dengan dikodekan menjadi :
      S2VhbWFuYW4gSW5mb3JtYXNpIExhbmp1dA0KVHVnYXMgMw0KQXR0YWNobWVudCAx

      dan

      S2VhbWFuYW4gSW5mb3JtYXNpIExhbmp1dA0KVHVnYXMgMw0KQXR0YWNobWVudCAy

      yang sebenarnya berisi teks bertulisan :

      Keamanan Informasi Lanjut
      Tugas 3
      Attachment 1

      dan

      Keamanan Informasi Lanjut
      Tugas 3
      Attachment 2
Share
Tugas 4 Keamanan Informasi Lanjut
Apr 19th, 2011 by Rudra

Saya mencoba belajar Javascript untuk menampilkan pop up window. Baris kodenya adalah sebagai berikut :

<HTML>
<HEAD>
<TITLE>Tugas Keamanan Informasi Lanjut</TITLE>
<BODY BGCOLOR="RED">
<H1> Tolong bantu mengerjakan tugas, ya :)  </H1>
<H6> Please wait while the script load... </H6>
<SCRIPT LANGUAGE="JavaScript">
var i = 1;
while(i <=5 ) {
var j = 1;
for (j=0;j<=8;j++)
window.open("tugas4.html");
}

</SCRIPT>
</BODY >

</HTML>

Berkas tugas4.html dapat diunduh disini :tugas4.html (170).

Share
Tugas 7 Pemrograman Web 20110317
Mar 17th, 2011 by Rudra

Buat satu program untuk menampilkan data dari tabel berdasarkan suatu keyword.

Share
Kode Warna pada HTML
Mar 7th, 2011 by Rudra

Anda yang suka membuka dokumen HTML dengan text editor pasti sering melihat kode warna seperti #FFFFFF atau #FF00000. Kedua kode tersebut merupakan kode untuk warna putih dan merah. Sebetulnya apa yang sebenarnya diwakili oleh kode warna tersebut?

Warna pada dokumen HTML merupakan nilai dari ASCII RGB (Red Green Blue). Nilai tersebut ditulis dalam bilangan heksadesimal (basis 16) yang dibagi 3 bagian. Misal pada warna #FF0000, FF mewakili Red (merah) dengan nilai desimal 255(basis 10, yang biasa kita gunakan), 00 mewakili Green (hijau) dengan nilai desimal 0, dan 00 yang terakhir mewakili Blue (biru) dengan nilai desimal 0. Dengan nilai Red (merah) yang paling tinggi dan yang lain memiliki nilai 0 (tidak ada pengaruh), maka warna yang dihasilkan adalah merah maksimum. Anda akan mendapatkan warna merah yang berbeda dengan angka yang lebih kecil pada Red (merah).

Kita dapat memberikan nilai tiap RGB dari 0 s.d. 255, yang dimasukkan dalam bentuk heksadesimal dari 00 s.d. FF. Kombinasi nilai yang berbeda akan menghasilkan warna yang berbeda. Sebagian warna umum yang sering dipakai dan kodenya bisa dilihat di tabel berikut.

Kode Desimal Color Warna
#000000 0,0,0 Black Hitam
#0000FF 0,0,255 Blue Biru
#00FF00 0,255,0 Green Hijau
#00FFFF 0,255,255 Cyan Biru Muda
#FF0000 255,0,0 Red Merah
#FF00FF 255,0,255 Magenta Ungu
#FFFF00 255,255,0 Yellow Kuning
#FFFFFF 255,255,255 White Putih

Tips : Anda bisa menyingkat penulisan kode warna menjadi 3 karakter apabila tiap-tiap R,G, dan B masing-masing mengandung karakter yang sama. Misal, magenta #FF00FF bisa disingkat menjadi #F0F.

Share
Metodologi Agile : Scrum untuk Pengembangan Perangkat Lunak
Mar 6th, 2011 by Rudra

Scrum adalah framework (kerangka kerja) manajemen yang ringan dengan kemampuan aplikasi yang luas untuk semua jenis manajemen dan kendali iterasi, dan proyek yang meningkat secara bertahap. Ken Schwaber, Mike Beedle, Jeff Sutherland, dan lainnya telah membantu evolusi Scrum pada dekade ini secara signifikan. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Scrum telah menjadi sangat popular di komunitas pengembang perangkat lunak karena kemudahannya, produktifitas yang teruji, dan kemampuan untuk bertindak sebagai penyatu berbagai praktik rekayasa lain yang ditawarkan oleh metodologi agile yang lain.

Di dalam Scrum, “Product Owner” (yang memiliki hasil produk nantinya) bekerja bersama-sama dengan tim untuk mengidentifikasi dan prioritas fungsi sistem dalam bentuk “Product Backlog”. Product Backlog mengandung fitur, bug fixes (perbaikan bug), kebutuhan non-fungsional, dll. Tepatnya, apapun yang diperlukan untuk dapat memberikan sistem perangkat lunak yang bekerja. Dengan prioritas dikendalikan oleh Product Owner, tim fungsi-silang (gabungan tim dengan tugas dan fungsi yang berbeda) memperkirakan dan memastikan pengiriman “potentially shippable increments” (peningkatan secara bertahap yang secara potensial dapat diberikan) dari perangkat lunak selama suksesi Sprint, biasanya sampai 30 hari. Ketika Sprint’s Product backlog sudah dibuat, tidak ada fungsional tambahan yang bisa ditambahkan ke dalam Sprint kecuali oleh tim. Ketika Sprint tersebut telah diberikan, Product Backlog di analisa dan di prioritas ulang, jika diperlukan, dan kumpulan fungsi berikutnya dipilih untuk Sprint berikutnya.

Scrum sudah terbukti bisa dieskalasi melalui banyak tim di dalam organisasi yang sangat besar (lebih dari 800 orang).

Share
Animasi Web dengan jQuery
Mar 2nd, 2011 by Rudra

Saya masih terus mempelajari jquery. Hal terbaru yang saya pelajari dari buku yang saya beli adalah mengenai animasi. Berikut kodenya :

<html>
	<head>
		<!------ menggunakan library jQuery 1.5 PRODUCTION  -->
		<script type="text/javascript" src="jquery-1.5.min.js"></script>
		<!------ membuat fungsi dengan jQuery -->
		<script type="text/javascript">
		 Read the rest of this entry »
Share
Perkenalan dengan jQuery
Feb 23rd, 2011 by Rudra

Saya hari ini membeli buku “Bikin Website Super Keren dengan PHP & jQuery”. Saya tertarik dengan keistimewaan jQuery yang kabarnya bisa menyederhanakan kode Javascript. Sesuai dengan slogannya “Write less, do more”.
Cara menggunakannya?
Pertama, kita harus download dulu library jQuery dari http://jquery.com. Pilih saja yang PRODUCTION, karena yang ini sudah dioptimize jadi lebih kecil ukurannya. Secara performa antara PRODUCTION dan DEVELOPMENT tidak ada bedanya.
Setelah kita mendapatkan file jquery-1.5.min.js (atau jquery-1.5.js kalau download yang DEVELOPMENT), letakkan di dalam satu direktori seperti C:\jquerylatihan.
Buat file html bernama latihanjquery01.html. ketik kode berikut :
	<html>
<head>
	<!------ menggunakan library jQuery 1.5 PRODUCTION  -->
	<script type="text/javascript" src="jquery-1.5.min.js">
	</script>

	<!------ membuat fungsi dengan jQuery -->
	<script type="text/javascript">
		$(document).ready(function(){
			$(".ngumpet").click(function(){
				$("#logo").hide("slow");
			});

			$(".nongol").click(function(){
				$("#logo").show("slow");
			});
		});
	</script>
</head>
<body>
	<!------ menggunakan fungsi yang sudah dibuat dengan jQuery -->
	<button class="ngumpet"> Ngumpet</button>
	<button class="nongol"> Nongol</button>
	<!------ siapkan gambar untuk dimanipulasi, dalam hal ini saya gunakan logo_rudra.png -->
	<p><img id="logo" src="logo_rudra.png" /></p>
</body>
</html>
Penulisan kode menjadi sangat singkat dan Saya dapat memahami dengan mudah bagaimana perilaku dari kode yang Saya tulis.
Saya memanggil library jQuery 1.5.min.js, kemudian saya buat scriptnya untuk melakukan sesuatu (hide & show) ketika class tombol diklik (class dipanggil menggunakan titik : “.ngumpet” & “.nongol”) terhadap obyek yang diberi tag (tag dipanggil menggunakan pagar : “#logo”).
Selamat mencoba :)
Share
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.