10.10 anak android apt apt-get blog dosen IDE install internet islam istri itb keluarga kisah kubuntu kuliah lampung linka linux maverick modul movie ngajar package password praktikum programming pso sistem operasi software teknologi terminal tools troubleshooting tugas tutorial ubuntu ujian unix web website windows winxp wordpress
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Saya senang menggunakan Internet Browser dari SRWare, yaitu Iron Browser. Iron Browser ini memiliki semua fitur yang dimiliki oleh Google Chrome tanpa adanya data mining. Hal ini disebabkan basis yang digunakan sama, yaitu chromium. Iron memang ditujukan sebagai browser untuk orang yang tidak suka diambil datanya untuk statistik yang entah buat apa oleh Google.
Sebalnya, saya mengalami kesulitan untuk menjadikan Iron Browser sebagai browser default saya. Bahkan saya mencoba untuk meng uninstall default browser (opera) yang ada, eh default browser malah berubah menjadi Internet Explorer.
Setelah mencoba segala macam cara, baru terpikir oleh saya bahwa saya belum mencoba menjalankannya sebagai administrator. Dengan bersemangat, saya coba menjalankannya sebagai Administrator. Dan… voila, Iron Browser saya mau menjadi default browser.
Langkah yang saya lakukan:
I just recently got a new notebook, it’s not entirely new because i bought it second hand. The routine for new notebook is usually installing everything fresh (Win7 64 bit, all the driver, essential applications, etc). I fiddle around with graphic setting for gaming, because this notebook has a great mobile graphic chipset, AMD HD 6470. The problem arose when I’m running java application, every part of the application is blurred. I couldn’t even install Netbeans IDE because the text is so blurry and unreadable. I try to surf for solution then I got a nice info involving this problem (here is the post).
The problem is related to AMD HD 6470 settings. I turned on the Morphological Filtering which affect all java application to show blurred text. The solution is simple, just turn off the Morphological Filtering (AMD Catalyst Control Center: Gaming->3D Application Settings->Anti-Aliasing-> Morphological filtering) and, voila, the problems is gone (you need to restart the java application to see the effect).
Hope this help
Menyadap email dengan menggunakan Wireshark. Menunjukkan bagaimana penyadapan dilakukan.
Pengerjaan (bekerjasama dengan Gerry untuk mail server dan sniffing):
UML merupakan salah satu cara untuk memodelkan pengembangan aplikasi (software development). Pemodelan dilakukan terhadap aplikasi yang dikembangkan. Dengan menggunakan UML, pengembangan terhadap aplikasi menjadi lebih mudah untuk dikomunikasikan dengan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap aplikasi seperti konsumen, tim pengembang, dan pengguna.
Aplikasi yang akan diinstall disini adalah Visual Paradigm 5.1 (VP-UML 8.1). Aplikasi ini cukup umum digunakan oleh teman-teman programmer saya.
Untuk yang Instalasi ($ berarti dijalankan dari SHELL Linux)
Untuk yang NoInstall
Instalasi (Netbeans dan Eclipse harus sudah diinstall)
Menjalankan Program
Saya baru-baru ini mencoba pakai Evernote untuk membuat catatan di komputer. Alasan pertama adalah karena saat ini saya menggunakan Notepad++ yang Saya rasa kurang kalau mau mencatat gambar dan attach dokumen. Biasanya saya memakai Microsoft OneNote, tetapi kok rasanya tidak nyaman. Setelah mempertimbangkan aplikasi pilihan lain, Saya melihat bahwa Evernote berjalan di iPad. Umumnya aplikasi yang dibuat di platform Apple sangat nyaman, jadi Saya tertarik untuk mencobanya.
Setelah mengunduh aplikasi Evernote di situs evernote.com, Saya langsung install program tersebut. Pertama kali dijalankan, Evernote akan meminta kita untuk mendaftar (sign up), tujuannya adalah agar bisa sinkronisasi dengan login yang sama kalau kita mengakses Evernote dari komputer ataupun device yang berbeda (device yang didukung : Web clipper, Mac OS X, Windows, iPad, iPhone / iPod Touch, BlackBerry, Palm Pre /Pal Pixi, Android).
Kemudian Saya mencoba untuk membuat catatan dengan Tombol ‘New Note’. Saya bisa membuat catatan dengan mengetik, copy-paste, dragging (untuk gambar, suara, dan pdf; untuk docx,excel, dsb memerlukan layanan premium), dan bahkan bisa menggunakan Webcam untuk mengambil gambar langsung dan menulis dengan mouse (tentu saja lebih berguna kalau menggunakan layar sentuh). Saya bisa menandai setiap catatan yang saya buat dengan tag, sehingga mencari menjadi lebih mudah. Tentu saja selain pencarian dengan tag, juga bisa dengan keyword, dan atribut dari catatan.
Agar bisa multiplatform, bisa menggunakan tombol sync untuk sinkronisasi dengan server Evernote sehingga bisa dibuka dengan platform lain. Aplikasi ini lumayan menyenangkan, saat ini Saya cukup puas dengan fitur yang dimilikinya. Tertarik untuk mencoba? Silakan kunjungi evernote.com
Windows 7 merupakan sistem operasi terbaru dari Microsoft, menjadikannya Sistem Operasi pilihan untuk komputer jenis baru agar bisa menggunakan semua fungsi dengan optimal. Sayangnya beberapa jenis komputer seperti netbook tidak memiliki Optical Drive (CD/DVD-ROM Reader). Untuk mengatasi hal ini, kita bisa membuat UFD Installer Windows 7. Berikut adalah caranya.
Bahan :
Prosedur :
Membuat UFD Bootable
Mengkopi Seluruh Isi DVD Installer Windows 7
Anda bisa mengkopi langsung seluruh isi DVD Installer Windows 7 dengan Windows Explorer, atau bisa menggunakan Command Prompt (tidak harus Administrator privileges) dengan langkah berikut :
Sekarang coba restart komputer dan boot dari UFD untuk mengujinya. Bisa diubah dari setting BIOS atau pilihan boot.
Selamat mencoba!
Ini adalah cara untuk bisa triple boot antara MacOS X 10.6, Windows 7 dan Linux Ubuntu 9+.
Tentu saja langkah pertama adalah melakukan instalasi MacOS X 10.6 Snow Leopard, silakan diklik disini untuk panduannya atau cari post berjudul “Instalasi Mac OS X 10.6 Snow Leopard (Hackintosh) di Netbook”. Perbedaannya adalah pada langkah “Pada Netbook” nomor 8, ikuti cara yang ke-2 (membuat 4 partisi).
Setelah itu, langkah kedua melakukan instalasi Windows 7 (boleh juga Windows XP atau Vista). Jangan lupa untuk reboot dan booting dari DVD Instalasi Windows 7. Pada Drive Options pilih Advanced, format partisi WINDOWS menjadi NTFS (tidak harus, tapi memberikan performa lebih baik pada Sistem Operasi Windows) dan install Windows 7 di partisi tersebut. Ikuti instruksi sampai selesai. Coba untuk booting dari Windows (pilih dari Chameleon Bootloader).
Langkah ketiga adalah melakukan instalasi Ubuntu. Seperti biasa, booting dari DVD Installer Linux Ubuntu (Saya pakai versi 10.10). Panduan instalasi Linux Ubuntu dapat dilihat disini atau cari posting berjudul “Tutorial Instalasi Linux Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat (Desktop & Server) “. Pada panduan tersebut, lewati nomor 6 & 7, langsung ke langkah 8. Pilih partisi LINUX dan klik tombol “Change”. Pilih Ext4 sebagai filesystem dan mount point : / . Format ulang partisi tersebut. Di windows sebelumnya, pilih partisi tersebut dan klik tombol “Install Now”. Lanjutkan kangkah instalasi.
Setelah selesai dan melakukan rebooting, GRUB2 Bootloader akan berjalan dan akan muncul pilihan sistem operasi. Masuklah dulu ke dalam Linux Ubuntu, install dengan : $ sudo apt-get install gptsync atau unduh gptsync dari internet : http://packages.ubuntu.com/maverick/gptsync install dengan : $ dpkg -i gptsync_0.13-3ubuntu2_i386.deb.
Lakukan sinkronisasi MBR dan GPT dengan gptsync : $ gptsync /dev/sda . Jawab Yes untuk menjalankan gptsync. Lakukan update GRUB2 bootloader : $ sudo update-grub . Sekarang lakukan reboot Linux Ubuntu, GRUB2 bootloader akan berjalan dan menampilkan pilihan sistem operasi Linux Ubuntu, MacOS X dan Windows 7.
Silakan mencoba booting dari masing-masing sistem operasi.
Selain cara di atas, ada cara yang lebih elegan dan membuat Chameleon Bootloader dapat berperan lebih untuk MacOS X. Langkah berikut adalah langkah alternatif jika Anda ingin menggunakan Chameleon Bootloader dibanding GRUB2 Bootloader (Ilmu dasarnya disini & disini). Caranya :
Bootloader akan berubah menjadi Chameleon Bootloader, silakan dicoba untuk booting masing-masing sistem operasi.
Jika ada pertanyaan silakan ditanyakan melalui komentar.
Akhir-akhir ini saya lumayan sering ke luar kota. Cukup menyenangkan keluar sedikit dari rutinitas di kota. Tetapi karena saya susah untuk berada jauh dari internet, Saya harus putar otak bagaimana caranya supaya tetap bisa online di luar kota. Pilihan saya jatuh ke modem 3.5G dan Indosat IM3, pertimbangannya adalah karena kadang saya harus ke pelosok desa-desa sehingga koneksi pun harus menjangkau pelosok. Selain itu, karena keperluan saya hanya untuk komunikasi beberapa hari pada saat di luar kota, Saya bisa menggunakan layanan internet hariannya Indosat IM3.
Kebutuhan :
Langkah-Langkah yang harus dilakukan : Read the rest of this entry »
Muslim Utami: Assalamu'alaikum dan Salam Kenal
Rendy: sangat membantu dlm mnbh referensi bwt study
nasrullah: aku pngn pny bnyk tmn add aku ya nasrullahalfajrin@yahoo.co.id
nasrullah: mng nie da paan ya kok aku ga ngeh hehehe
ardy: mmenemukan materi kuliah disini asyik, salam knalll
ShoutBox RSS Feed
» Leave a reply
Name
Email
Comment
Lampung Kite
Technorati Profile
Web Directory
Feedjit Live Blog Stats