10.10 anak android apt apt-get blog dosen IDE install internet islam istri itb keluarga kisah kubuntu kuliah lampung linka linux maverick modul movie ngajar package password praktikum programming pso sistem operasi software teknologi terminal tools troubleshooting tugas tutorial ubuntu ujian unix web website windows winxp wordpress
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Pada tanggal 6 Desember 2010 kemarin Saya menyempatkan diri melakukan wisata kuliner di Setiabudi, Bandung. Saya sudah beberapa kali lewat di depan tempat makan Baso Tahu Tulen, lama-lama saya jadi penasaran juga. Tepatnya, sore kemarin pada saat pulang kuliah saya mampir.
Spanduk Baso Tahu Tulen Situ Indah Bandung
Tempat Makan Baso Tahu Tulen Situ Indah Bandung
Setelah memesan satu menu campur, Saya disuguhkan satu piring baso tahu dengan campuran pare, telor, siomay, tahu, dan kol. Rasa bumbunya enak dan sangat pas dengan selera saya yang kurang suka pedas (tetap ada rasa pedasnya kok).
Baso Tahu Tulen Campur
Mengenai basi tahu yang ditawarkan, siomaynya terasa pas dengan balutan bumbu kacang yang manis dan nikmat dengan sedikit rasa pedas yang pas. Pare tentu saja terasa pahit, menurut saya lumayan, sayangnya saya bukan penggemar pare, jadi kurang tahu apakah sesuai dengan selera umum. Yang berikutnya saya coba adalah kol, terasa agak pahit, apa karena tercampur pare, ya? Yang pasti saya kurang suka dengan kolnya. Tahu terasa enak dan tidak terlalu lembut sehingga terasa pas dipadu dengan siomay. Untuk siomay telur, terasa lezat dimakan bersama bumbu kacang dan kecap, walau menurut saya siomaynya kurang banyak, sehingga rasa telurnya yang sangat terasa.
Counter Baso Tahu Tulen
Setelah hampir selesai, saya menyadari bahwa tidak ada siomay kentang, akhirnya saya memesan lagi satu butir siomay kentang, yah, sekalian untuk mencoba. Ketika piring tiba di meja, saya perhatikan bahwa kentangnya tidak memiliki potongan siomay sama sekali, berarti penilaian saya hanya akan tertuju pada rasa kentangnya, nih.
Kentangnya terasa lembut karena dikukus terus agar hangat. Rasanya enak, sayangnya karena tidak ada siomaynya, saya jadi menginginkan garam untuk makan kentangnya saja.
Bagian Dalam Tempat Makan Baso Tahu Tulen
Akhirnya tuntas makan sore dalam porsi besar ini, boleh saya akui cukup lezat, walau ada beberapa ganjalan mengenai rasa. Untungnya kita bisa memilih mau makan apa tanpa harus menu campuran. Total harga dari baso tahu campur yang saya makan adalah seharga Rp 32.000,00. Murah atau mahal,ya?
Jika lewat, jangan lupa untuk mencoba juga. Apalagi slogannya “Siomay No. 1 di Bandung”.
Saya dan istri pada hari Jum’at kemarin, tanggal 25 Juni 2010, menyempatkan mampir di Resto Rumah Putih yang berada di Gotong Royong, Bandar Lampung. Resto Rumah Putih yang berdiri pada tanggal 1 Juni ini bersuasana santai dengan kesan modern minimalis yang kuat. Dilihat sekilas, jelas sasaran dari Resto Rumah Putih adalah anak muda. Dilengkapi dengan Hotspot gratis (saya tes, kecepatan sekitar 100 kbps), Warnet, dan Layar LCD yang di mounting ke dinding memberikan kesan up-to-date dengan informasi. Musik remaja yang mengiringi kunjungan ke Resto Rumah Putih terasa enak didengar di atas sofa empuk yang kami duduki.
Resto Rumah Putih
Untuk yang hobi nonton, ada acara nonton film rame-rame setiap jam Read the rest of this entry »
Hari ini, tanggal 9 Mei 2009, anakku tepat berumur dua bulan. Dari semenjak ia dilahirkan sampai sekarang, tidak berhenti-hentinya Saya dan istri Saya bersyukur. Kami diberikan kesempatan untuk membesarkan si manis yang cantik dan lucu ini. Semoga dengan bertambahnya umurmu, kebaikan dan ridho Allah SWT selalu menyertaimu. Read the rest of this entry »
Jam 7 pagi ini saya mengantar adik bungsu saya pergi ke sekolah. Karena istri juga ada upacara di kantornya, istri saya ikut juga berangkat bersama saya untuk pergi ke kantor. Di dalam perjalanan hujan turun, ini pertanda bahwa istri saya tidak perlu ikut upacara, berarti dia bisa masuk jam 8. Sesudah mengantarkan adik saya ke sekolah, kami berdua, saya dan istri saya, yang belum sempat makan berkeliling dulu untuk mencari sarapan. Perhentian pertama kami kurang beruntung, tadinya kami mau makan di Bubur Ikan Ny. Maya yang ada di depan UTB (Universitas Tulang Bawang) tetapi amat disayangkan ternyata tutup. Akhirnya, kami memutuskan untuk pergi ke Gor Saburai untuk beli makanan disana, yang kami tahu pasti buka. Ketika sampai di Gor Saburai, kami langsung tahu pilihan makan pagi kami, yaitu nasi uduk (yah, setidak-tidaknya istri saya) dan lontong sayur (yang saya pilih untuk pembeda dari istri saya). Kami pun memesan kedua makanan tersebut dan tidak lama kemudian kedua makanan tersebut pun hadir di hadapan kami. Karena yang saya makan adalah lontong sayur, berarti pendapat saya tentang makanan disini adalah mengenai lontong sayur. Makanan yang saya makan ini rasanya lumayan, agak pedas sedikit. Lontong yang diberi kuah pedas dan dimakan dengan krupuk menjadikan makanan ini menjadi campuran padat (lontong), ringan (kerupuk) dan cairan (kuah). Dan tanpa perlu menunggu waktu lama habislah sudah lontong sayur tersebut. Sesudah makan, saya tinggal menunggu istri saya menghabiskan nasi uduknya. Kalau dilihat dari wajahnya, rasanya setidak-tidaknya lumayan, tidak ada keluhan. Selesai makan, saya membayar nasi uduk dan lontong tersebut, masing-masing Rp 5.000,-, dengan uang pas Rp 10.000,-. Sehabis itu kami pun meninggalkan tempat makan tersebut untuk berangkat ke kantor (yah, lagi-lagi setidak-tidaknya istri saya).
Joker & Batman
Minggu yang lalu (2 Agustus 2008), Saya kebetulan ada acara keluarga di Jakarta Selatan, tepatnya di Tanjung Mas. Karena kebetulan berada di Jakarta, Saya berusaha menyempatkan diri nonton Film. Berhubung saya agak buta dengan topografi Jakarta, Saya tanya ke teman saya film apa yang sedang di bioskop dan tempat yang seru sekaligus apakah dia bisa mengantar saya dan istri. The Dark Knight (Film sekuel dari Batman Begin) merupakan film yang dia tawarkan untuk Saya, dan kebetulan merupakan Genre yang saya sukai (Sejak dulu saya suka superhero). Akhirnya jadilah kami berangkat nonton pada hari sabtu, pada saat itu kami pergi ke Plaza Semanggi (Semanggi 21) karena jam tayangnya yang paling memungkinkan (17:45). Sempat kaget dengan antrian yang panjang, kami agak ragu bisa dapat tiket, apalagi kami berencana beli lima tiket (dua teman istri saya akan bergabung untuk menonton, jadi harus dibelikan dulu). Untungnya ketika sampai di giliran kami, ternya masih tersisa bangku di dua barisan paling depan. Akhirnya kami memilih barisan bangku yang kedua dari depan, setidak-tidaknya sakit leher kami tidak akan terlalu parah .
Luar biasa! Presentasi awal dari film The Dark Knight adalah Read the rest of this entry »
Hari ini saya dan rekan-rekan pergi ke Tanggamus, tentu saja dengan membawa misi. Kami sedang memetakan titik strategis yang diperlukan untuk mengenali daerah Gedong Tataan, Pringsewu, Talang Padang, Gisting, dan Kota Agung.Caranya mudah saja, kami gunakan saja GPS untuk melakukan trekking jalan dari awal berangkat sampai dengan pulang, kemudian kami tandai dan foto lokasi-lokasi yang menurut kami strategis.Hasilnya lumayan, dengan mudah saya pindahkan semua data dari lapangan ke Google Earth dan saya lakukan geotagging berdasarkan foto-fotonya.Tertarik untuk mencoba?;)
Selamat sore, Wah, rasanya baru sore ini badan bisa santai, sebelumnya pegal bukan main. Dipijat, creambath dan istirahat yang cukup baru badan agak pulih. Ingin tahu kenapa? Nah, begini ceritanya. Beberapa hari yang lalu, kamis (21/2/2008), saya dan tim berkunjung ke Lampung Barat, ceritanya dalam rangka mau presentasi. Rencananya kami berangkat jam 4 pagi, tapi ternyata -pada saat bersiap-siap setelah membangunkan abang saya (jam 3:45) yang kebetulan juga ikut- saya malah ketiduran gara-gara terpesona dengan bantal empuk di kamar tidur pada saat siap-siap. Abang saya membangunkan saya jam 5:45. Otomatis karena panik, saya langsung istighfar dan buru-buru ganti baju (alhamdulillah saya sudah mandi pada saat itu). Jadi saya buru-buru berangkat ke rumah anggota tim yang lain. Saya sudah khawatir yang lain sudah jenuh menunggu, jadi mobil dikemudikan agak cepat agar tidak tambah lama mereka menunggu. ternyata sesampai di rumah salah seorang rekan (setelah dibangunkan), dia baru menyampaikan bahwa kita baru akan diterima jam 3 sore. Jadi rencana berangkat bergeser menjadi jam 7 pagi. Saya agak lega juga mendengarnya, dan mengurangi rasa bersalah saya atas ketiduran saya tadi subuh. Akhirnya setelah rekan saya tadi bersiap-siap, kami Read the rest of this entry »
Muslim Utami: Assalamu'alaikum dan Salam Kenal
Rendy: sangat membantu dlm mnbh referensi bwt study
nasrullah: aku pngn pny bnyk tmn add aku ya nasrullahalfajrin@yahoo.co.id
nasrullah: mng nie da paan ya kok aku ga ngeh hehehe
ardy: mmenemukan materi kuliah disini asyik, salam knalll
ShoutBox RSS Feed
» Leave a reply
Name
Email
Comment
Lampung Kite
Technorati Profile
Web Directory
Feedjit Live Blog Stats