SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
7 Characteristics of Successfull CEO
Nov 22nd, 2011 by Rudra

  1. Honesty (Jujur)
  2. Responsible (Bertanggung jawab)
  3. Forward looking (Memandang ke depan)
  4. Discipline (Disiplin)
  5. Collaboration / Team work (Berkolaborasi /bekerjasama dengan tim)
  6. Fairness (Adil)
  7. Care (Peduli)
Share
Nasihat Hari Ini : Berbicara Jujur Mengenai Diri Sendiri
Agu 16th, 2011 by Rudra

Pada saat kamu berbicara tentang dirimu, hal tersebut masuk ke dalam kedua kategori, yaitu yang baik dan yang buruk.

Apabila kamu mengucapkan tentang kebaikan dirimu, orang lain mungkin akan mengatakan bahwa kamu menyombongkan diri.

Apabila kamu mengucapkan tentang keburukan dirimu, orang lain kemungkinan akan langsung percaya.

Berhati-hatilah terhadap apa yang kamu ucapkan. Dan, jika tidak untuk kebaikan manusia, janganlah berbicara buruk tentang dirimu sendiri atau membuka aibmu.

Share
Publish otomatis di Facebook
Mar 14th, 2011 by Rudra

Saya sedang mencoba plugin baru bernama Sharepress. Plugin ini memungkin kita untuk posting di blog dan kemudian di publish secara otomatis di Facebook.com. Bagaimana? posting ini muncul di di Facebook?

Share
Selamat ulang tahun, Pa!
Mar 13th, 2011 by Rudra

Hari ini Papa saya berulang tahun. Walaupun sudah menjadi seorang datuk (kakek) yang sudah memiliki 3 orang cucu, 1 laki-laki dan 2 perempuan, papa saya ini masih tetap sibuk dan aktif dalam kegiatannya. Bekerja sebagai staf ahli pembangunan Gubernur tetap tidak menghalanginya untuk masuk ke dalam hutan dan berpetualang di dalamnya. Semoga kesehatannya selalu dalam keadaan baik dan diberikan banyak berkah dalam sisa hidupnya.

Selamat ulang tahun, Pa! :)

Share
Cabut Gigi Geraham Bungsu Kiri
Mar 10th, 2011 by Rudra

Hari ini akhirnya saya mencabut gigi geraham bungsu kiri atas yang sudah bermasalah (hehehe, panjang ya). Prosesnya cukup cepat, tapi yang pasti yang bikin takut adalah suntikannya. Untungnya, mau saya takut atau tidak, tidak berpengaruh, berbeda dengan bagian tubuh yang lain. Biasanya kalau disuntik di bagian tubuh yang lain, pasti dicari pembuluh darahnya, kalau kita tegang, biasanya akan sulit untuk disuntik, bahkan cenderung pecah pembuluh darahnya. Berbeda dengan gigi, yang disuntik adalah gusi, yang memang sudah kokoh dari sananya, jadi saya tidak khawatir bakalan tegang.

Setelah disuntik, proses berikutnya adalah mencabut gigi. Tentu saja karena posisinya yang berada di posisi paling belakang, atas, dan sebelah kiri (dokternya di sebelah kanan) membuat dokternya banyak berimprovisasi. Sebentar dokternya berdiri, miring kanan, miring kiri, ganti tang, pokoknya lumayan repot deh. Tetapi akhirnya berhasil juga giginya dicabut. Syukurlah.
Setelah diberikan gigi sendiri sebagai suvenir, saya diberikan kantong kapas beserta instruksi “PETUNJUK SETELAH PENCABUTAN”  yang isinya merupakan sebelas perintah sebagai berikut :
  1. Gigitkan tampon yang rapat selama 10-30 menit
  2. Jangan banyak berkumur
  3. Jangan dihisap dan jangan banyak meludah
  4. Jangan disentuh oleh lidah atau jari
  5. Jika perlu pipi daerah luka dikompres es
  6. Jika setelah beberapa jam terjadi pembengkakan, kompres dengan air hangat
  7. Makan dan minum untuk sementara jangan yang panas-panas (3 jam setelah pencabutan)
  8. Jika terjadi pendarahan segera kontrol (hubungi dokter gigi terdekat)
  9. Daerah lukan jangan disikat dulu
  10. Obat yang diresepkan segera diminum sesuai petunjuk dokter gigi
  11. Kontrol 3 hari kemudian jika diperlukan
Sekarang saya sedang menunggu satu jam lagi untuk bisa makan, walau agak ragu sudah bisa atau belum, ya? Cepatlah pulih gusiku, perutku tidak sabar menunggu!
Share
Akhirnya Torchlight Tamat Juga (dan Review)
Mar 3rd, 2011 by Rudra

Saya mulai memainkan game Torchlight sejak tahun 2009 saat game ini pertama dirilis. Karena banyak kesibukan akhirnya baru tadi pagi Saya sempat menamatkan game ini. Game Torchlight merupakan game single player Action RPG seperti seri game Diablo (sering disebut Diablo clone).

Game Torchlight ini sangat menyenangkan untuk penggemar Action RPG, karena jumlah atribut  yang bisa dipakai sangat banyak, mulai dari helm, armor badan, armor tangan, armor sepatu, perisai, cincin, kalung, pelindung bahu, dan senjata. Senjata sendiri ada yang satu tangan, dua tangan, perisai. untuk senjata satu tangan semuanya bisa dual-wield. Senjatanya bermacam-macam, mulai dari pedang, busur, pistol, senapan, tongkat, pisau, dan banyak lagi yang lain.

Tampilan visual yang model kartun terlihat sangat warna-warni dan memiliki kualitas produksi yang tinggi. Untungnya, kualitas visual yang cantik ini tetap rendah kebutuhannya. Bayangkan bahwa game ini bisa berjalan normal di netbook dengan Intel Atom N270, menakjubkan, bukan?

bagi yang suka dengan berpetualang jauh dari kota, Torchlight belajar dari game Fate yang memberikan kita Pet (peliharaan anjing atau kucing) yang bisa membantu kita dalam bertempur. Pet ini sendiri bisa kita ajarkan spell (jurus sihir) dan kita ubah menjadi mahluk-mahluk yang lebih kuat dengan memberinya makan ikan. Tetapi menurut Saya, fungsi paling menyenangkan dari Pet ini adalah kemampuannya  disuruh untuk menjual semua barang-barang yang tidak diperlukan, sehingga tidak diperlukan pulang ke kota untuk menjual barang saja.

Jurus-jurus yang dimiliki oleh jagoan kita di Torchlight secara visual sangat menarik, karena efek visual yang digunakan dan akibat jurus tersebut terasa nyata. Ada tiga macam jagoan yang bisa kita pilih, yaitu Destroyer (Melee, jarak dekat), Alchemist (Wizard), dan Vanquisher (Ranger). Menariknya, semua jagoan kita bisa lintas kelas, misalnya kita ingin membuat Alchemist yang kita gunakan sebagai jagoan melee, kita tinggal fokuskan skill yang digunakan pada kelas melee. Destroyerjuga bisa difokuskan untuk penggunaan ranged weapon. Hal ini menjadikan jagoan di Torchlight  sangat fleksibel dan tidak terpaku pada satu kelas.

Keluhan utama Saya sebetulnya di multiplayer dan Loading Screen yang agak lama, terutama karena gambar loading screennya cuma satu (jadi cepat sekali menjadi membosankan). Untungnya, multiplayer akan disertakan pada game Torchlight 2 yang akan dirilis pada tahun ini.

Saya sangat menyukai game ini, terutama jika ingin main sebentar saja bisa langsung puas. Saya rasa suasana di game Torchlight ini terasa sekali seperti Diablo 3. Kalau melihat trailer Diablo 3 dan fitur-fitur baru yang ditawarkan, Torchlight seperti versi ALPHA dari Diablo 3. Misalnya, efek visual ketika Barbarian (Diablo 3) menerjang dan mengakibatkan musuhnya mental, sama seperti ketika Destroyer menerjang musuh, efeknya juga membuat musuh mental.

Saya jadi tidak sabar untuk membeli Torchlight 2, apalagi ditambah dengan fitur multiplayer. Semoga Torchlight 2 cepat keluar, deh.

Oiya, ini website resmi dari game :

Torchlight - http://www.torchlightgame.com

Torchlight 2 - http://www.torchlight2game.com

Selamat bermain! :)

Share
Unforgettable – Nat King Cole
Feb 26th, 2011 by Rudra

Lagu ini sering sekali Saya nyanyikan setiap Saya terkagum-kagum dengan keindahan dunia. Tapi Saya cuma menyanyikan bagian akhir dari lagu ini, karena penasaran Saya coba telusuri sebetulnya lirik lengkapnya bagaimana, ya? Hasilnya ini, lengkap dengan link video. Selamat menikmati :)

Unforgettable – Nat King Cole

Unforgettable, that’s what you are
Unforgettablethough near or far
Like a song of love that clings to me
How the thought of you does things to me
Never before has someone been more

Read the rest of this entry »

Share
Basah kuyup, deh!
Feb 25th, 2011 by Rudra

Semalam Saya pulang agak malam (masih di bawah jam 9). Seperti biasa Saya selalu membawa botol minum ke kamar untuk diminum di kala haus. Setelah bersibuk-sibuk dengan komputer sampai hampir tengah malam, Saya langsung tidur. Karena Saya harus bersiap-siap untuk besok pagi kuliah jam 8:30.

Pagi-pagi Saya bangun dengan panik, karena jam sudah menunjukkan pukul 8:00. Biasanya Saya memerlukan waktu setidaknya 30 menit berangkat dari rumah untuk sampai ke kampus. Padahal, Saya belum siap sama sekali. Akhirnya, Saya buru-buru mandi dan langsung menyambar sepotong roti  sebelum berangkat, tentu saja botol minum langsung Saya masukkan ke dalam tas.

Dalam perjalanan naik angkutan umum, Saya merasakan ada tetesan air. Saya langsung curiga dengan isi tas. Benar saja, ternyata karena terburu-buru Saya tidak menutup botol minum dengan rapat. Jadi, isi tas Saya bagiannya bawahnya basah kuyup. Untungnya, kampus sudah dekat, jadi Saya langsung turun dan mengeluarkan semua barang, sekaligus mengeluarkan air yang ada di dalam tas, yang basah adalah laptop, adaptor, mouse, hardisk portable, dan buku-buku. Setelah membuang air, sebagian barang saya masukkan lagi, sebagian besar Saya pegang di tangan.

Sesampai di ruang kuliah (yang ternyata sudah mulai), Saya langsung mengeluarkan barang-barang dan menyusunnya di bangku samping untuk mengeringkannya. Harap-harap cemas berharap laptop dan harddisk portable tidak rusak. Setelah kuliah selesai, Saya paksakan untuk menghidupkan laptop, pertama-tama boot dengan baik, sistem operasi selesai loading, dan kemudian saya pasang harddisk portable, terdeteksi dan bisa dibaca. Setelah 10 menit, 20 menit, 30 menit ternyata….  laptop dan harddisk baik-baik saja. Hehehe, ini berarti Saya tinggal mencari tempat jemur tas saja.

nb: Saya jadi masuk kuliah 9:15 karena harus mengeringkan barang-barang dulu.

Share
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.