SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Triple Boot MacOS X 10.6, Windows 7, dan Linux Ubuntu 9+
Des 15th, 2010 by Rudra

Ini adalah cara untuk bisa triple boot antara MacOS X 10.6, Windows 7 dan Linux Ubuntu 9+.

Tentu saja langkah pertama adalah melakukan instalasi MacOS X 10.6 Snow Leopard,  silakan diklik disini untuk panduannya atau cari post berjudul “Instalasi Mac OS X 10.6 Snow Leopard (Hackintosh) di Netbook”. Perbedaannya adalah pada langkah “Pada Netbook” nomor 8, ikuti cara yang ke-2 (membuat 4 partisi).

Setelah itu, langkah kedua melakukan instalasi Windows 7 (boleh juga Windows XP atau Vista). Jangan lupa untuk reboot dan booting dari DVD Instalasi Windows 7. Pada Drive Options pilih Advanced, format partisi WINDOWS menjadi NTFS (tidak harus, tapi memberikan performa lebih baik pada Sistem Operasi Windows) dan install Windows 7 di partisi tersebut. Ikuti instruksi sampai selesai. Coba untuk booting dari Windows (pilih dari Chameleon Bootloader).

Langkah ketiga adalah melakukan instalasi Ubuntu. Seperti biasa, booting dari DVD Installer Linux Ubuntu (Saya pakai versi 10.10). Panduan instalasi Linux Ubuntu dapat dilihat disini atau cari posting berjudul “Tutorial Instalasi Linux Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat (Desktop & Server) “. Pada panduan tersebut, lewati nomor 6 & 7, langsung ke langkah 8. Pilih partisi LINUX dan klik tombol “Change”. Pilih Ext4 sebagai filesystem dan mount point :   /   . Format ulang partisi tersebut. Di windows sebelumnya, pilih partisi tersebut dan klik tombol “Install Now”. Lanjutkan kangkah instalasi.

Setelah selesai dan melakukan rebooting, GRUB2 Bootloader akan berjalan dan akan muncul pilihan sistem operasi. Masuklah dulu ke dalam Linux Ubuntu, install dengan : $ sudo apt-get install gptsync atau unduh gptsync dari internet : http://packages.ubuntu.com/maverick/gptsync install dengan : $   dpkg -i    gptsync_0.13-3ubuntu2_i386.deb.

Lakukan sinkronisasi MBR dan GPT dengan gptsync : $   gptsync   /dev/sda . Jawab Yes untuk menjalankan gptsync. Lakukan update GRUB2 bootloader : $ sudo    update-grub . Sekarang lakukan reboot Linux Ubuntu, GRUB2 bootloader akan berjalan dan menampilkan pilihan sistem operasi Linux Ubuntu, MacOS X dan Windows 7.

Silakan mencoba booting dari masing-masing sistem operasi.

Selain cara di atas, ada cara yang lebih elegan dan membuat Chameleon Bootloader dapat berperan lebih untuk MacOS X. Langkah berikut adalah langkah alternatif jika Anda ingin menggunakan Chameleon Bootloader dibanding GRUB2 Bootloader (Ilmu dasarnya disini & disini). Caranya :

  1. Masuk ke dalam Linux Ubuntu. Jalankan Terminal.
  2. Ketik : $ df
  3. catat nama device yang di mounting sebagai / . Kalau di komputer saya namanya /dev/sda5.
  4. Install grub ke dalam device (ingat, harus sesuai dengan informasi di df nama devicenya) : $ sudo grub-install   /dev/sda5 –force
  5. Tutup Terminal dan lakukan reboot pada sistem Linux Ubuntu.
  6. Boot ke dalam MacOS X (kalau tidak bisa, gunakan kembali MacOS X Install DVD yang sebelumnya telah dibuat dan pilih partisi yang sudah diinstall MacOS X).
  7. Install ulang Chameleon Bootloader atau NetbookInstaller atau myHack Installer (semuanya memiliki Chameleon Bootloader).

Bootloader akan berubah menjadi Chameleon Bootloader, silakan dicoba untuk booting masing-masing sistem operasi.

Jika ada pertanyaan silakan ditanyakan melalui komentar.

Share
Instalasi Download Manager Uget di Linux Ubuntu (Debian)
Des 14th, 2010 by Rudra

Ternyata saya kurang puas dengan download manager ProZilla yang kemarin. Karena kebanyakan saya melakukan browsing dengan GUI, menjadi terasa aneh ketika harus masuk ke dalam console untuk melakukan pekerjaan mengunduh.AKhirnya saya mencoba kembali download manager yang lain, yaitu uget. Sudah tersedia melalui distribusi repository Linux Ubuntu, sehingga mudah diinstall. Kelebihannya adalah menggunakan GUI, bisa menggunakan username dan password, termasuk juga proxy, bisa pause dan resume. Sayangnya Uget tidak bisa melakukan multithreading, sehingga kecepatannya hanya bergantung pada 1 koneksi saja. Tetap saja, menurut Saya pemakaian lebih nyaman dibanding ProZilla.

Cara untuk instalasi  dari terminal : $  sudo apt-get install uget

Aplikasi Uget dapat dibuka dari Applications -> Accessories -> Internet -> Uget.

Cara menggunakan aplikasi Uget sangat sederhana, jika Anda terbiasa menggunakan FlashGet atau pun IDM, maka penggunaan Uget akan menjadi sangat mudah.

Share
Instalasi Download Manager Prozilla di Linux Ubuntu (Debian)
Des 13th, 2010 by Rudra

Saya adalah orang yang suka mengunduh berkas dari internet. Aplikasi seperti FlashGet merupakan aplikasi yang tidak bisa lepas dari setiap Sistem Operasi Windows yang Saya gunakan. Saat Saya pindah ke Linux Ubuntu, muncul pertanyaan di benak Saya, ada tidak sih Download Manager yang mumpuni seperti FlashGet? Setelah mencari info kemana-mana (dunia maya, tentu saja), Saya kemudian mencoba menggunakan Download Manager ProZilla. Kemampuannya melakukan multithreading (unduh dengan beberapa sambungan sekaligus), resuming, dan bekerja di terminal (dan GUI jika diinstall) seharusnya memenuhi kebutuhan saya untuk mengunduh berkas.

ProZilla dapat diunduh di : http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozilla/

Prozilla GUI dapat diunduh di : http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozgui/

Instalasi ProZilla :

  1. Unduh ProZilla : $   wget   http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozilla/prozilla_1.3.7.4-1_i386.deb
  2. Install ProZilla : $   dpkg   -i prozilla_1.3.7.4-1_i386.deb
  3. Edit berkas konfigurasi : $ sudo gedit /etc/prozilla.conf . Cari baris ”#mainoutputdir = .” (biasanya paling bawah), hapus tanda pagar dan ubah direktori tempat menyimpan, contoh “mainoutputdir = /home/Rudra/Downloads”. Simpan dan silakan mulai mengunduh.
  4. Cara unduh dengan ProZilla : $ proz http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozilla/prozilla_1.3.7.4-1_i386.deb
  5. Jika ingin multithreading dan bisa di resume, tambahkan : $ proz -r   -k=5   –max-bps=2805   http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozilla/prozilla_1.3.7.4-1_i386.deb . -r berarti berkas unduhan bisa di resume, tekan CTRL+R untuk menghentikan. -k=5 menjalankan multithreading sebanyak dengan angka yang dimasukkan (dalam hal ini : 5). –max-bps=2805 merupakan batas maksimum bandwidth yang dipakai dalam bps.

Ayo ikut mencobanya bersama Saya. :)

Share
Instalasi Mac OS X 10.6 Snow Leopard (Hackintosh) di Netbook
Okt 14th, 2010 by Rudra

PERINGATAN

HANYA UNTUK PEMBELAJARAN, TIDAK UNTUK PEMBAJAKAN.

Tujuan

Beberapa bulan yang lalu, Saya sempat mencoba MacBook Pro punya teman Saya. Berdasarkan pengalaman mencoba tersebut, Saya jadi tertarik untuk memilikinya. Setelah Saya mencoba mencari informasi di mbah Google, ternyata dimungkinkan untuk melakukan instalasi di komputer berbasis Intel sejak Apple (Pembuat Mac) mengganti platform processornya dari Power G menjadi Intel. Dan yang lebih menarik lagi, sejak versi Mac OS X (10), sudah tidak berbasis sistem operasi yang lama, tetapi mengadopsi sistem Unix BSD. Sehingga ini memungkinkan terjadinya modifikasi yang membolehkan Mac OS X diinstall di Komputer selain buatan Apple.

Biasanya komputer selain buatan Apple yang terinstall Mac OS X disebut dengan Hackintosh. Bagaimana caranya membuat Hackintosh? bisa dilihat hasil eksperimen Saya dalam menginstall MacOS X tersebut di Netbook. Tujuannya adalah :

  1. Menjadikan Netbook sebagai bukti Mac OS X bisa dijalankan di komputer selain buatan Apple
  2. Menggunakan Netbook sebagai demo Sistem Operasi (ditambah dengan Sistem Operasi Windows 7 dan Ubuntu 10.10)
  3. Menjadi dasar panduan bagi yang ingin mencoba Mac OS X di komputer tanpa harus kehilangan Sistem Operasi lain yang diperlukan (Seperti Windows dan Linux)

Bahan dan Materi

Silakan dipersiapkan : Read the rest of this entry »

Share
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.