SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Wisata Kuliner – Resto Rumah Putih
Jun 28th, 2010 by Rudra

Saya dan istri  pada hari Jum’at kemarin, tanggal 25 Juni 2010, menyempatkan mampir di Resto Rumah Putih yang berada di Gotong Royong, Bandar Lampung. Resto Rumah Putih yang berdiri pada tanggal 1 Juni ini bersuasana santai dengan kesan modern  minimalis yang kuat. Dilihat sekilas, jelas sasaran dari Resto Rumah Putih adalah anak muda. Dilengkapi dengan Hotspot gratis (saya tes, kecepatan sekitar 100 kbps), Warnet, dan Layar LCD yang di mounting ke dinding memberikan kesan up-to-date dengan informasi. Musik remaja yang mengiringi kunjungan ke Resto Rumah Putih terasa enak didengar di atas sofa empuk yang kami duduki.

Resto Rumah Putih

Untuk yang hobi nonton, ada acara nonton film rame-rame setiap jam Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark
Syukuran Aqiqah Hana Linka Djausal
Jun 6th, 2009 by Rudra

Sebagai rasa syukur kami kepada Allah SWT, kami sekeluarga mengundang Bapak, Ibu, saudara (i) untuk datang ke acara syukuran Aqiqah anak kami Hana Linka Djausal yang lahir di RS Ibu dan Anak Anugerah Medika pada hari Senin 9 Maret 2009 jam 15.15.
Acara akan diselenggarakan:

  • Hari : Minggu
  • Tanggal : 7 Juni 2009
  • Waktu : 10.00 – selesai
  • Tempat : Rumah Cacaca Jl Arif Rahman Hakim (Rumah Kayu) Gg. Tobari tepat di samping SD Tunas Mekar, Bandar Lampung

Atas kehadirannya kami ucapkan terima kasih.

  • Share/Bookmark
Selamat Ulang Bulan ke 2, Linka
Mei 9th, 2009 by Rudra

Hari ini, tanggal 9 Mei 2009, anakku tepat berumur dua bulan. Dari semenjak ia dilahirkan sampai sekarang, tidak berhenti-hentinya Saya dan istri Saya bersyukur. Kami diberikan kesempatan untuk membesarkan si manis yang cantik dan lucu ini.
Semoga dengan bertambahnya umurmu, kebaikan dan ridho Allah SWT selalu menyertaimu. Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark
Istriku
Mar 1st, 2009 by Rudra

Istriku yang tercinta adalah kekasih dalam hidupku.
Dirinya memberikanku ketenangan dalam ketidakpastian.
Dulu aku pikir dirinya akan terlihat paling cantik saat memakai baju pengantin, tetapi ternyata dirinya bertambah cantik setiap saat dalam perjalanan pernikahan kami.
Belum genap setahun pernikahanku, tidak ada masalah yang tidak dapat kami selesaikan.
Cinta kami selalu dapat memberikan solusi.
Sekarang dirinya telah mengandung sembilan bulan calon anakku.
Betapa beban yang ia bawa tidaklah ringan.
Tetapi setiap aku pulang kerja, ia selalu tersenyum menyambutku, selalu menanyakan keadaanku.
Istriku, saat anak kita lahir nanti, izinkan aku menggendongnya, meringankan bebanmu walau hanya sejenak.
Istriku, aku selalu mencintaimu.

tertanda
Suamimu tersayang

  • Share/Bookmark
Nonton Twilight di Cinema21 Bandar Lampung
Feb 27th, 2009 by Rudra

Kemarin, tepatnya tanggal 25 Februari 2009, Saya dan istri saya menyempatkan diri untuk menonton film di bioskop Cinema21 yang baru hadir di Bandar Lampung. Sebelum berangkat menonton, beberapa jam sebelumnya saya sempatkan diri Saya untuk mampir dan melihat Cinema21 yang baru ini sekaligus membeli tiket. Kesan pertama yang Saya tangkap adalah kesan eksklusif yang dicirikan dengan warna merah karpet dan cahaya lampu yang lembut. Kelengkapan dari Cinema21 ini sudah mirip dengan bioskop 21 yang ada di kota-kota besar. Sesudah berkeliling sebentar dan ngobrol dengan salah satu pegawainya, akhirnya saya memutuskan untuk membeli tiket nonton baru kemudian pulang.
Saya memesan tiket jam 16:35 di Cinema 1 (sebutan untuk ruang nontonnya), jadi berangkatlah Saya dan istri saya dari rumah jam 16:15. Sesampai disana, kami menunggu di depan Cinema21. Tiba-tiba saya dihampiri seseorang yang saya kenal, orang tersebut adalah mantan mahasiswa saya dan kami terlibat perbincangan ringan. Tidak lama kemudian dia mohon diri, dan juga kebetulan memang sudah waktunya bagi kami untuk masuk ke dalam Cinema 1 dan mulai menonton.

Film Twilight yang kami tonton ini merupakan film yang diangkat dari novel berjudul sama yang sangat populer di Amerika, dan mungkin di seluruh dunia. Bercerita tentang kisah percintaan muda-mudi yang mengalami pertentangan terhadap perbedaan yang mereka miliki. Keseluruhan cerita bagus, dan terlihat lumayan padat, ini mungkin dikarenakan hampir seluruh bagian dari novel dikonversi ke dalam film (dugaan saya, kebetulan saya belum sempat baca novelnya). Kalau mau tahu lebih lengkapnya, silakan tonton film ini. Kalau bisa jangan baca novelnya dulu, karena sepertinya lebih menarik tanpa mengetahui ceritanya.

  • Share/Bookmark
Makan Nasi Uduk dan Lontong Sayur di GOR Saburai
Feb 2nd, 2009 by Rudra

Jam 7 pagi ini saya mengantar adik bungsu saya pergi ke sekolah. Karena istri juga ada upacara di kantornya, istri saya ikut juga berangkat bersama saya untuk pergi ke kantor. Di dalam perjalanan hujan turun, ini pertanda bahwa istri saya tidak perlu ikut upacara, berarti dia bisa masuk jam 8. Sesudah mengantarkan adik saya ke sekolah, kami berdua, saya dan istri saya, yang belum sempat makan berkeliling dulu untuk mencari sarapan. Perhentian pertama kami kurang beruntung, tadinya kami mau makan di Bubur Ikan Ny. Maya yang ada di depan UTB (Universitas Tulang Bawang) tetapi amat disayangkan ternyata tutup.
Akhirnya, kami memutuskan untuk pergi ke Gor Saburai untuk beli makanan disana, yang kami tahu pasti buka. Ketika sampai di Gor Saburai, kami langsung tahu pilihan makan pagi kami, yaitu nasi uduk (yah, setidak-tidaknya istri saya) dan lontong sayur (yang saya pilih untuk pembeda dari istri saya). Kami pun memesan kedua makanan tersebut dan tidak lama kemudian kedua makanan tersebut pun hadir di hadapan kami.
Karena yang saya makan adalah lontong sayur, berarti pendapat saya tentang makanan disini adalah mengenai lontong sayur. Makanan yang saya makan ini rasanya lumayan, agak pedas sedikit. Lontong yang diberi kuah pedas dan dimakan dengan krupuk menjadikan makanan ini menjadi campuran padat (lontong), ringan (kerupuk) dan cairan (kuah). Dan tanpa perlu menunggu waktu lama habislah sudah lontong sayur tersebut.
Sesudah makan, saya tinggal menunggu istri saya menghabiskan nasi uduknya. Kalau dilihat dari wajahnya, rasanya setidak-tidaknya lumayan, tidak ada keluhan. Selesai makan, saya membayar nasi uduk dan lontong tersebut, masing-masing Rp 5.000,-, dengan uang pas Rp 10.000,-. Sehabis itu kami pun meninggalkan tempat makan tersebut untuk berangkat ke kantor (yah, lagi-lagi setidak-tidaknya istri saya).

  • Share/Bookmark
Foto USG 4 Dimensi bayiku yang cantik
Jan 26th, 2009 by Rudra

Dua minggu yang lalu, tepatnya tanggal 9 Januari 2009, Saya dan istri saya pergi ke RS Ibu & Anak Anugerah Medika untuk melakukan USG 4 Dimensi. Tujuannya tentu saja untuk melihat apakah ada masalah dengan bayinya atau si kecil baik-baik saja.
Teknologi USG atau Ultrasonografi ini adalah prosedur pemeriksaan yang tidak berbahaya. USG menggunakan gelombang suara tinggi yang dipantulkan ke tubuh untuk memperlihatkan gambaran rahim dan isinya yang memberikan informasi dalam bentuk gambar yang disebut Sonogram yang dapat kita lihat di layar monitor. Karena USG tidak menggunakan radiasi, jarum suntik, cairan atau obat2an yang dimasukkan kedalam tubuh maka Saya dan Istri saya bisa tenang karena Ultrasonografi aman untuk bayi dalam kandungan.
USG yang istri saya gunakan adalah USG 4 Dimensi yang memiliki ketelitian lebih tinggi dibanding  USG 3 DImensi. Yang luar biasa mengenai alat USG 4 Dimensi ini adalah kemampuannya membuat pencitraan 3 Dimensi dari si bayi dan melakukan skinning dengan warna kulit manusia sehingga melihatnya sperti melihat langsung di dalam kandungan si ibu.
Foto-foto USG 4 dimensi bayiku yang cantik bisa dilihat di bawah ini :

Si kecil selama di USG 4 Dimensi hampir tak pernah berhenti bergerak. Dokternya agak kesusahan karena dia bergerak kesana-kemari. Semoga bayiku yang cantik ini diberikan menjadi mutiara yang paling baik bagi kehidupan. Aamiin.

  • Share/Bookmark
Anugerah Illahi
Jul 18th, 2008 by Rudra

Alhamdulillah, sungguh senang hati Saya. Karena istri Saya sudah terlambat menstruasi selama 3 (tiga) minggu, kami periksa ke dokter ObGin kemarin. Kami sempat ragu apakah berita baik ini benar atau tidak, tetapi ketika istri saya bertanya ke dokternya, dengan sigap dokternya menjawab, “Iya, hamil”.
Ya, dalam keadaan masih tidak percaya kami dijelaskan hal-hal yang harus diperhatikan selama masa kehamilan oleh dokter. Kami langsung mencari masjid sepulang dari dokter, dan melakukan sujud syukur. Kami mengabari keluarga dan orang terdekat mengenai berita baik ini. Kami ingin semua orang berbagi kebahagiaan kami.
Semoga amanah yang dititipkan Allah kepada kami dapat kami jaga baik-baik, dan semoga semua orang dapat merasakan kebahagiaan yang kami alami.
Mohon doanya ya:)

  • Share/Bookmark
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.