SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Instalasi / Perbaikan GRUB2 Bootloader pada Linux (Ubuntu)
Des 12th, 2010 by Rudra

Saya cukup sering mengalami kerusakan pada GRUB2 bootloader, saking seringnya saya install ulang sistem operasi yang berbeda. Contohnya, ketika sistem operasi MacOS X Saya install di Hard Disk yang sudah terisi Linux Ubuntu, GRUB2 tertulis ulang oleh bootloader milik MacOS X. Cara yang Saya gunakan untuk memperbaikinya adalah dengan menggunakan Linux Ubuntu portabel atau Live CD. Linux Ubuntu yang Saya gunakan adalah Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10.

Langkah-langkah perbaikan (bisa juga untuk sistem linux yang mau diinstall GRUB2 bootloader) :

  1. Buka terminal command-line (shell). Jika Anda menggunakan Gnome Desktop Environtment, buka di Applications -> Accessories -> Terminal.
  2. mount partisi linux yang akan diinstall GRUB2 bootloader. biasanya ada di /dev/sda jika menggunakan LiveCD dan jika menggunakan Linux Ubuntu portabel ada di /dev/sdb (hard disk yang kedua). Contoh : $ sudo  mount   /dev/sdb3   /media/Ubuntu1010
  3. Lihat apakah ada di daftar partisi yang di mounting. Ketik : $ mount
  4. Cari baris yang bertuliskan kira-kira seperti ini (Tentu saja yang sama dengan partisi yang Anda mounting dan posisikan) : /dev/sdb3 on /media/Ubuntu1010 type ext4 (rw,nosuid,nodev,uhelper=udisks). Ingat, partisi Linux biasanya memiliki filesystem ext (dalam hal ini ext4), kecuali Anda menggunakan filesystem jenis lain (NTFS, FAT32, dsb).
  5. Lakukan instalasi GRUB2 bootloader dengan mengetik : $ sudo   grub install   –root-directory   /media/Ubuntu1010   /dev/sdb . Jika Anda menggunakan GPT, mungkin anda harus menambahkan perintah –force untuk bisa memaksa instalasi GRUB2 bootloader. Saya menggunakan GPT karena menggunakan MacOS X di Hard Drive yang sama dengan Linux Ubuntu, perintahnya menjadi : $ sudo   grub   install   –root-directory   /media/Ubuntu1010   /dev/sdb   –force
  6. Lakukan update pada GRUB2 bootloader. $ sudo update-grub . Partisi yang tadi diinstall bootloader akan tampil pada saat pilihan sistem operasi di GRUB2 bootloader.
  7. Lakukan reboot terhadap sistem. $ sudo reboot
  8. Lakukan booting dari partisi tersebut. Biasanya muncul di pilihan paling bawah.
  9. Lakukan update pada GRUB2 bootloader. $ sudo update-grub

Selamat Anda telah berhasil melakukan instalasi atau pun perbaikan terhadap GRUB2 bootloader Anda. Silakan kalau ada yang kurang jelas ditanyakan melalui komentar.

Share
Cara Mengetahui Versi Linux Ubuntu
Okt 23rd, 2010 by Rudra

Jika Anda ingin mengetahui versi Linux Ubuntu yang digunakan melalui terminal, caranya :

  1. Buka Terminal (Applications > Accessories > Terminal).
  2. Ketik: # cat /etc/issue [Enter] atau bisa juga : # uname -a [Enter]
  3. Versi Ubuntu akan ditampilkan di terminal.

Bisa dicoba untuk distro Linux yang lain.

Share
Upgrade Linux Ubuntu ke versi Maverick Meerkat 10.10 (Desktop & Server)
Okt 19th, 2010 by Rudra

Tutorial berikut ini merupakan panduan untuk upgrade Linux Ubuntu ke versi Maverick Meerkat 10.10.

Syarat: terhubung ke internet. Bisa menggunakan proxy.

Cara update Linux Ubuntu ke Maverick Merkaat 10.10 :

  1. Buka Update Manager (System > Administration > Update Manager), akan diminta password root, silakan dimasukkan.
    Upgrade ke Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 langkah 1

    Upgrade ke Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 langkah 1

  2. Pada Update Manager Setting, klik tombol Settings… (tombol kiri bawah).
    Upgrade ke Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 langkah 3

    Upgrade ke Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 langkah 2

    Read the rest of this entry »

Share
Manajemen File dengan Otoritas root pada Linux Ubuntu (atau pada Gnome Desktop Environment)
Okt 10th, 2010 by Rudra

Saya sudah cukup lama menggunakan Linux Ubuntu dan cukup lumayan menggunakannya untuk manajemen file. Salah satu hal yang berbeda dengan Windows adalah otoritas penggunanya. Dalam melakukan manajemen file, pengguna Gnome Desktop Environment (GDE) biasanya hanya diperbolehkan untuk mengutak-atik Home Folder saja.

Kadangkala saya ingin mengedit file-file yang ada di direktori root (/) melalui GDE, misalnya named.conf, fstab dan lain sebagainya. Biasanya kita melakukan hal tersebut melalui terminal console (tentu saja tetap bisa menggunakan gedit untuk edit teks, sehingga menjadi lebih mudah). Masalahnya adalah saya kadang tidak ingin mengetik, maunya menggunakan GUI untuk menuju direktori dan mengedit file. Untuk mencapai hal tersebut, Berarti saya harus mengubah pengguna yang menggunakan File Explorer GDE (namanya nautilus). Cara mudah saja, cukup panggil program dari x-term (terminal dalam GDE) dengan menggunakan otoritas root.

Perintah untuk menggunakan File Explorer dengan otoritas root pada Gnome Desktop Environtment, pada xterm ketik :

# sudo nautilus

Setelah itu Kita akan bisa melakukan operasi file pada semua file dan direktori.

]] PERINGATAN [[

Melakukan operasi file pada otoritas root tanpa mengetahui implikasi terhadap hal yang dilakukan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem.

]] PERINGATAN [[

Share
Users and Groups error pada Ubuntu 10.04 Lucid Lynx dan Solusi Sementara
Okt 8th, 2010 by Rudra

Dua bulan lebih Saya menggunakan Ubuntu Lucid sebagai pengguna Desktop. Saya kebetulan baru mau buat User baru karena mau memisahkan pengguna berdasarkan pekerjaan dan entertainment. Sayangnya ketika saya mencoba menjalankan Users and Groups (program manajemen user), ternyata muncul pesan error yang menyatakan konfigurasi tidak bisa dimuat.

users-admin error message

users-admin error message

The configuration could not be loaded.

An unknown error occured.

Saya mencoba install ulang Users and Groups (programnya bernama users-admin), tidak ada hasilnya.

Saya mencoba mencari informasi mengenai kesalahan ini. Ternyata setelah mendapat informasi di internet, memang masalah ini banyak terjadi di pengguna-pengguna yang lain dan belum ada solusinya.

Solusi sementara bisa menggunakan perintah adduser untuk menambahkan pengguna baru dari terminal console. Seperti ini :

# sudo adduser namauser

dan untuk menghapus user :

# sudo deluser namauserterdaftar

Tentu saja ini merupakan solusi sementara sampai ada perbaikan yang lebih baik.

Semoga Ubuntu 10.10 Maverick yang akan rilis pada 10 Oktober 2010 ini akan memberikan solusi terhadap masalah ini dan menjadi lebih baik lagi dari Ubuntu Lucid Lynx.

Share
Mengganti Nama Komputer Pada Linux/Unix
Mar 31st, 2010 by Rudra

Nama komputer pada Linux merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan walau kesannya remeh. Nama komputer (misal:windchaser) ini akan muncul di console (contoh : rudra@windchaser# ) atau di nama proxy atau di program apapun yang akan menggunakan nama komputer sebagai identitasnya. Untuk mengganti nama komputer di Linux/Unix, kita dapat melakukannya dengan mengubah (gunakan otoritas root) baris pertama di file /etc/hostname dengan nama baru (tentu saja namanya tidak boleh menggunakan karakter yang dilarang, seperti misalnya spasi, @ dsb), contohnya menjadi legendary (di console menjadi rudra@legendary# ). Singkatnya langkahnya seperti ini: Read the rest of this entry »

Share
Tugas Praktikum Sistem Operasi
Sep 14th, 2009 by Rudra

Tugas terjemah Inggris ke Indonesia untuk kelas Praktikum Sistem Operasi dapat dilihat pada tabel berikut : Read the rest of this entry »

Share
Modul Praktikum Sistem Operasi 7 : Manajemen Jaringan di Linux
Jun 9th, 2009 by Rudra

Modul Praktikum Sistem Operasi 7 mengenai Manajemen Jaringan di Linux dapat diunduh disini. Read the rest of this entry »

Share
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa
© Hak cipta untaiankisah.web.id.