10.10 anak android apt apt-get blog dosen IDE install internet islam istri itb keluarga kisah kubuntu kuliah lampung linka linux maverick modul movie ngajar package password praktikum programming pso sistem operasi software teknologi terminal tools troubleshooting tugas tutorial ubuntu ujian unix web website windows winxp wordpress
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Saya cukup sering mengalami kerusakan pada GRUB2 bootloader, saking seringnya saya install ulang sistem operasi yang berbeda. Contohnya, ketika sistem operasi MacOS X Saya install di Hard Disk yang sudah terisi Linux Ubuntu, GRUB2 tertulis ulang oleh bootloader milik MacOS X. Cara yang Saya gunakan untuk memperbaikinya adalah dengan menggunakan Linux Ubuntu portabel atau Live CD. Linux Ubuntu yang Saya gunakan adalah Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10.
Langkah-langkah perbaikan (bisa juga untuk sistem linux yang mau diinstall GRUB2 bootloader) :
Selamat Anda telah berhasil melakukan instalasi atau pun perbaikan terhadap GRUB2 bootloader Anda. Silakan kalau ada yang kurang jelas ditanyakan melalui komentar.
Jika Anda ingin mengetahui versi Linux Ubuntu yang digunakan melalui terminal, caranya :
Bisa dicoba untuk distro Linux yang lain.
Tutorial berikut ini merupakan panduan untuk upgrade Linux Ubuntu ke versi Maverick Meerkat 10.10.
Syarat: terhubung ke internet. Bisa menggunakan proxy.
Cara update Linux Ubuntu ke Maverick Merkaat 10.10 :
Upgrade ke Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 langkah 1
Upgrade ke Linux Ubuntu Maverick Meerkat 10.10 langkah 2
Read the rest of this entry »
Saya sudah cukup lama menggunakan Linux Ubuntu dan cukup lumayan menggunakannya untuk manajemen file. Salah satu hal yang berbeda dengan Windows adalah otoritas penggunanya. Dalam melakukan manajemen file, pengguna Gnome Desktop Environment (GDE) biasanya hanya diperbolehkan untuk mengutak-atik Home Folder saja.
Kadangkala saya ingin mengedit file-file yang ada di direktori root (/) melalui GDE, misalnya named.conf, fstab dan lain sebagainya. Biasanya kita melakukan hal tersebut melalui terminal console (tentu saja tetap bisa menggunakan gedit untuk edit teks, sehingga menjadi lebih mudah). Masalahnya adalah saya kadang tidak ingin mengetik, maunya menggunakan GUI untuk menuju direktori dan mengedit file. Untuk mencapai hal tersebut, Berarti saya harus mengubah pengguna yang menggunakan File Explorer GDE (namanya nautilus). Cara mudah saja, cukup panggil program dari x-term (terminal dalam GDE) dengan menggunakan otoritas root.
Perintah untuk menggunakan File Explorer dengan otoritas root pada Gnome Desktop Environtment, pada xterm ketik :
# sudo nautilus
Setelah itu Kita akan bisa melakukan operasi file pada semua file dan direktori.
]] PERINGATAN [[ Melakukan operasi file pada otoritas root tanpa mengetahui implikasi terhadap hal yang dilakukan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem. ]] PERINGATAN [[
]] PERINGATAN [[
Melakukan operasi file pada otoritas root tanpa mengetahui implikasi terhadap hal yang dilakukan dapat menyebabkan kerusakan pada sistem.
Dua bulan lebih Saya menggunakan Ubuntu Lucid sebagai pengguna Desktop. Saya kebetulan baru mau buat User baru karena mau memisahkan pengguna berdasarkan pekerjaan dan entertainment. Sayangnya ketika saya mencoba menjalankan Users and Groups (program manajemen user), ternyata muncul pesan error yang menyatakan konfigurasi tidak bisa dimuat.
users-admin error message
The configuration could not be loaded. An unknown error occured.
The configuration could not be loaded.
An unknown error occured.
Saya mencoba install ulang Users and Groups (programnya bernama users-admin), tidak ada hasilnya.
Saya mencoba mencari informasi mengenai kesalahan ini. Ternyata setelah mendapat informasi di internet, memang masalah ini banyak terjadi di pengguna-pengguna yang lain dan belum ada solusinya.
Solusi sementara bisa menggunakan perintah adduser untuk menambahkan pengguna baru dari terminal console. Seperti ini :
# sudo adduser namauser
dan untuk menghapus user :
# sudo deluser namauserterdaftar
Tentu saja ini merupakan solusi sementara sampai ada perbaikan yang lebih baik.
Semoga Ubuntu 10.10 Maverick yang akan rilis pada 10 Oktober 2010 ini akan memberikan solusi terhadap masalah ini dan menjadi lebih baik lagi dari Ubuntu Lucid Lynx.
Nama komputer pada Linux merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan walau kesannya remeh. Nama komputer (misal:windchaser) ini akan muncul di console (contoh : rudra@windchaser# ) atau di nama proxy atau di program apapun yang akan menggunakan nama komputer sebagai identitasnya. Untuk mengganti nama komputer di Linux/Unix, kita dapat melakukannya dengan mengubah (gunakan otoritas root) baris pertama di file /etc/hostname dengan nama baru (tentu saja namanya tidak boleh menggunakan karakter yang dilarang, seperti misalnya spasi, @ dsb), contohnya menjadi legendary (di console menjadi rudra@legendary# ). Singkatnya langkahnya seperti ini: Read the rest of this entry »
Tugas terjemah Inggris ke Indonesia untuk kelas Praktikum Sistem Operasi dapat dilihat pada tabel berikut : Read the rest of this entry »
Modul Praktikum Sistem Operasi 7 mengenai Manajemen Jaringan di Linux dapat diunduh disini. Read the rest of this entry »
Muslim Utami: Assalamu'alaikum dan Salam Kenal
Rendy: sangat membantu dlm mnbh referensi bwt study
nasrullah: aku pngn pny bnyk tmn add aku ya nasrullahalfajrin@yahoo.co.id
nasrullah: mng nie da paan ya kok aku ga ngeh hehehe
ardy: mmenemukan materi kuliah disini asyik, salam knalll
ShoutBox RSS Feed
» Leave a reply
Name
Email
Comment
Lampung Kite
Technorati Profile
Web Directory
Feedjit Live Blog Stats