10.10 anak android apt apt-get blog dosen IDE install internet islam istri itb keluarga kisah kubuntu kuliah lampung linka linux maverick modul movie ngajar package password praktikum programming pso sistem operasi software teknologi terminal tools troubleshooting tugas tutorial ubuntu ujian unix web website windows winxp wordpress
WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.
Saya sedang mencoba plugin baru bernama Sharepress. Plugin ini memungkin kita untuk posting di blog dan kemudian di publish secara otomatis di Facebook.com. Bagaimana? posting ini muncul di di Facebook?
friendster.com merupakan merupakan situs social networking yang cukup populer di Indonesia. Saya sempat mencicipi membuat blog di friendster.com, tetapi pada saat itu blog yang dibuat memiliki nama yang tidak mudah diingat, misal : http://friendster.com/1244352234/. Hal tersebut membuat blog saya akhirnya hanya terbaca oleh sesama pengguna friendster yang tentu saja juga hanya teman saya, bukan di luar jaringan teman.Setelah lama saya tidak menggunakan blog di friendster.com tersebut, ternyata terjadi perubahan yang cukup signifikan. Perubahan yang saya sadari adalah : Read the rest of this entry »
Saya baru saja mengalami error di blog WordPress saya. Pesan yang ditampilkan:
Warning: Cannot modify header information – headers already sent by (output started at /wp-content/plugins/all-in-one-seo-pack/all_in_one_seo_pack.php:4652) in /wp-includes/pluggable.php on line 850
Berdasarkan masalah saya yang sebelumnya, saya coba hapus dulu direktori plugin all-in-one-seo-pack. Ternyata setelah saya hapus blog saya kembali normal. Akhirnya Saya coba memperhatikan Read the rest of this entry »
Saya mengalami masalah dengan feed blog saya seharian ini. Saya pertamanya curiga ini adalah akibat saya menggunakan feedburner plugin, tetapi setelah baca di berbagai forum, sepertinya hal ini bukan merupakan masalah. Setelah mengutak-atik tanpa hasil, saya akhirnya mencari bantuan di wordpress.org. Berdasarkan informasi yang saya dapat, ada solusi dari feedvalidator.org, yaitu :
Baris kosong sebelum deklarasi XML (WordPress)
Jika deklarasi XML (<?xml ... ?>) tampil di dalam feed kamu, ia harus menjadi hal pertama di dalam feed, sebelum spasi kosong (whitespace).
<?xml ... ?>
Sayangnya, dengan WordPress, terlalu mudah untuk Read the rest of this entry »
Sebelum blog ini hadir (untaiankisah.web.id), saya membuat tiga buah blog, yaitu untaiankisah.blogspot.com alias www.untaiankisah.co.cc, rivalus.wordpress.com, dan blog.unila.ac.id/wind. Masing-masing blog rencananya ada peruntukannya: www.untaiankisah.co.cc untuk blog utama dan kuliah, rivalus.wordpress.com untuk kesehatan dan keluarga, dan blog.unila.ac.id/wind untuk unila dan pertemanan. Sayangnya seiring dengan berjalannya waktu, saya mengalami kesulitan untuk mengelola semua blog tersebut. Jangankan mengisi ketiga-tiganya secara rutin, mengisi satu blog saja bisa jeda sampai satu bulan lamanya. Akhirnya yang terjadi adalah setiap kali saya mengisi blog utama, tulisan yang saya buat saya gandakan ke kedua blog yang lain. Akibatnya adalah kedua blog tersebut akhirnya tidak memiliki ciri khas tersendiri.
Melalui pemikiran yang panjang, saya memutuskan hanya akan mengelola satu blog saja. Saya melakukan riset kecil-kecilan mengenai sistem blog mana yang paling baik dan cara melakukan pengumpulan data dari semua blog yang saya miliki ke satu blog utama. Berhubung blog saya terbagi dalam dua sistem, yang pertama adalah blogspot.com dan yang kedua adalah wordpress.com, saya menilai kemampuan migrasi, kemudahan modifikasi, kebebasan penempatan (hosting), penamaan domain dan, tentu saja, gratis. Blogspot.com mempunyai fitur yang menarik, kemudahan dalam melakukan modifikasi, dan bisa mempunyai nama domain sendiri, sayangnya sistemnya tidak open source sehingga modifikasi hanya sampai pada tingkat tertentu saja, kemudian blog harus berada di server blogspot.com, belum lagi dukungan BlogDesk yang tidak ada. Sedangkan wordpress juga memiliki fitur yang menarik, modifikasi dapat dilakukan cukup ekstrim, karena source code dari wordpress sendiri diberikan gratis. Selain itu, ia didukung penuh oleh BlogDesk dan tentu saja mendukung hosting terpisah dari wordpress.com. Kekurangan dari wordpress.com hanya apabila blog tersebut berada di situs wordpress.com, semuanya penamaannya berada di bawah domain wordpress.com, kecuali membayar fitur upgrade agar dapat menggunakan ns server wordpress.com untuk memasang nama domain sendiri.
Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memutuskan menggunakan sistem wordpress.com dengan hosting sendiri, tujuannya adalah untuk kebebasan modifikasi dan nama domain yang berdiri sendiri. Langkah pertama yang saya lakukan adalah mengumpulkan semua post yang berada di ketiga blog tersebut. Kemudian langkah kedua adalah mengelola dan merapihkan semua post yang ada sekaligus membangun blog lokal yang rencananya nanti akan diupload ke situs hosting. Langkah ketiga adalah mendaftarkan nama domain untaiankisah.web.id di register.pandi.or.id. Langkah keempat, setelah beta testing blog selesai, adalah mengunggah (upload) blog lokal tersebut ke situs hosting yang disiapkan. Langkah berikutnya adalah melakukan pengaturan-pengaturan yang diperlukan agar blog tersebut betul-betul menjadi blog yang siap tampil dan siap pakai.
Akhirnya blog yang sekarang sedang anda baca ini bisa tampil juga dengan alamat untaiankisah.web.id.
Selamat datang di website ini!
Muslim Utami: Assalamu'alaikum dan Salam Kenal
Rendy: sangat membantu dlm mnbh referensi bwt study
nasrullah: aku pngn pny bnyk tmn add aku ya nasrullahalfajrin@yahoo.co.id
nasrullah: mng nie da paan ya kok aku ga ngeh hehehe
ardy: mmenemukan materi kuliah disini asyik, salam knalll
ShoutBox RSS Feed
» Leave a reply
Name
Email
Comment
Lampung Kite
Technorati Profile
Web Directory
Feedjit Live Blog Stats